Jumat, 11 Mei 2012

MARI BELAJAR BAHASA JEPANG SODARA !!

Diposting oleh anindyaemkaha di 01.04 0 komentar
Bagi kalian yang memang mencintai negeri ‘Sakura’ atau Loe-loe yang ngerasa Gaoll yang biasanya suka pairing kata-kata nd kamu-kamu yang ingin belajar Segala Bahasa nih ya  tentunya harus bisa berbicara bahasa Jepang dund. Biar nyambung kalo diajak ngomong. Hahaha :D
Minimal tahu kata dasar jepangnya biar Gg tulalit gitu, rada gaul dikitan lah yaa. Hehe
Cekidoot dimulai belajarnya. Biar cepet pinter disimak dan di praktekin yaa..
Bahasa Jepang Dasar
Kosa kata Part 1 ::
1.          nasehat 忠告 chuukoku
2.         keheranan 驚き odoroki
3.         tahap ステージ suteeji
4.         player プレーヤー pureeyaa
5.         Balet バレエ baree
6.         setuju 同意する doui suru
7.         seragam 制服 seifuku
8.         luar negeri 海外 kaigai
9.         Asia アジア ajia
10.        ular ヘビ hebi
11.         rute ルート ruuto
12.        drama ドラマ dorama
13.        otomotif 自動車 jidousha
14.        Gunung yama
15.        surga 天国 tengoku
16.        Anne アンネ anne
17.        biaya 費用 hiyou
18.        sangat 非常に hijou ni
19.        komentar コメント komento
20.       tas バッグ baggu
21.        Mama ママ mama
22.       sudut kaku
23.       tenggorokan nodo
24.      gelombang nami
25.       mulai 開始 kaishi
26.       warna iro
27.       mudah 簡単 kantan
28.       bahu kata
29.       penyakit 病気 byouki
30.       pilot パイロット pairotto
31.        sepupu いとこ itoko
32.       sikat ブラシ burashi
33.       perahu ボート booto
34.      usia 年代 nendai

KALIMAT SAPAAN
Holaa.. *lambai-lambai tangan* hehe sok kenal yah? :D
Greetings sangat diperlukan saat berbicara. Berikut beberapa Greetings dalam percakapan.

Yang Umum diucapkan di Awal Pembicaraan

Ø Ohayou / Ohayou gozaimasu        ::: “selamat pagi”

Ø Konnichiwa                                               :::“selamat siang”

Ø Konbanwa                                                ::: “selamat malam”

Ø Yoroshiku onegaishimasu              :::“mohon bimbingannya” / “mohon bantuannya” –> (biasanya diucapkan pada saat berkenalan, atau pada saatakan mengerjakan sesuatu bersama-sama)

Ø O genki desu ka?                          ::: “Apakah Anda sehat?”


Ø O kage desu                                             ::: “Saya sehat-sehat saja.” –> (digunakan untuk menjawab “O genki desu ka?”)

Ø Kyou wa ii o tenki desu ne?          ::: “Cuaca hari ini bagus, bukan?”

Ø Youkoso!                                      ::: “Selamat datang!”

Ø Moshi-moshi..                               ::: “Halo…” (berbicara lewat telepon)

Yang Umum diucapkan Selama Percakapan Berlangsung
o   Hai                                           :::   “Ya” –> (untuk menyetujui sesuatu atau menjawab pertanyaan)
o   Lie                                            ::: “Tidak” –> (kebalikannya “hai”)

o   Arigatou/Arigatou gozaimasu:::“Terima kasih” –> (gozaimasu di sini dipakai untuk ucapan formal, atau bisa juga menyatakan “terima kasih banyak”)

o   Gomen na sai                ::: “Mohon maaf”

o   Sumimasen                               ::: “Permisi” –> (bisa juga diterapkan untuk minta maaf seperti “gomen na sai”)

o   Zannen desu                              :::  “sayang sekali” / “amat disayangkan”

o   Omedetou, ne                ::: “Selamat ya”–> (untuk beberapa hal yang baru dicapai, e.g. kelulusan, menang lomba, dsb)

o   Dame / Dame desu yo  :::  “jangan” / “sebaiknya jangan”

o   Suteki desu ne              :::  “Bagus ya…” / “indah ya…” –> (untuk menyatakan sesuatu yang menarik, e.g. ‘hari yang indah’)

o   Sugoi! / Sugoi desu yo!            ::: “Hebat!”

o   Sou desu ka                              ::: “Jadi begitu…” –> (menyatakan pengertian atas suatu masalah)

o   Daijoubu desu / Heiki desu:::“(saya) tidak apa-apa” / “(saya) baik-baik saja”
Jika Anda Kesulitan menangkap Ucapan Lawan Bicara Anda
ü Chotto yukkuri itte kudasai::: “Tolong ucapkan lagi dengan lebih lambat.”

ü Mou ichido itte kudasai. ::: “Tolong ucapkan sekali lagi.”

ü Motto hakkiri itte kudasai.         ::: “Tolong ucapkan dengan lebih jelas.”


Untuk Mengakhiri Pembicaraan

ü Sayonara                                 ::: “Selamat tinggal”

ü Mata aimashou              ::: “Ayo bertemu lagi kapan-kapan”

ü Ja, mata / mata ne                     ::: “Sampai jumpa”

ü Mata ashita                                  ::: “Sampai jumpa besok”

Beberapa Kalimat yang Tidak Selalu Muncul dalam Dialog, tetapi merupakan Elemen Kebudayaan Jepang

§  Irasshaimase!                           ::: “Selamat datang!” –> (kalimat ini hanya diucapkan oleh petugas toko ketika Anda berkunjung)

§  Ittekimasu!                                            ::: “Berangkat sekarang!” –> (kalimat ini diucapkan ketika Anda hendak pergi meninggalkan rumah pada orang yang tetap tinggal di dalam)

§  Itterasshai                                            ::: “Hati-hati di jalan” –> (diucapkan ketika seseorang hendak pergi ke luar rumah; umumnya sebagai jawaban untuk “Ittekimasu”)

§  Itadakimasu                                          :::  “Terima kasih atas makanannya” –> (kalimat ini sebenarnya tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang biasanya mengucapkan kalimat ini sebagai ungkapan rasa syukur atas makanan yang dihidangkan)

§  Gochisousama deshita               :::  “perjamuan/hidangan sudah selesai” –> (seperti “Itadakimasu”, kalimat ini juga tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang pada umumnya mengucapkan kalimat ini seusai makan)

§  Kimochi ii…!                                          ::: “terasa nyaman” –> (umum diucapkan jika Anda merasakan sesuatu yang nyaman di suatu tempat. E.g. ketika Anda pergi ke gunung dan merasa bahwa udaranya bagus, kalimat ini bisa dipakai untuk mengekspresikannya.

Gimana?? Segitu dulu ya belajarnya.. Nanti ditambah lagi. Moga bermanfaat.. hehe ^^

FF - Rae-ya Saranghae (Part 3)

Diposting oleh anindyaemkaha di 00.53 0 komentar
AnnyeongHaseyo... Ahh mianhe kalo ganggu. Hehe Cuma pengen eksis sebentar aja, nerusin FF gaje inih. Hehe semoga terhibur. Walopun gaje yaa anggep aja bagus. Hehe
Gomawo yang udah nyempetin baca.
Baca juga yaah Rae-ya Saranghae part 1 nd 2.a. Hehe
Cekidoott...

Cast :Song Rae Byung
            Cho Kyuhyun
            Lee Donghae
            Lee Hyukjae
            Song Joong Ki
            Lee Junho
            Rain Bi
            Song Hye Gyo
            Cho Ahra
            Cho’s Family
            Suzy
            Krystal

Rae Byung POV
Aku berjalan dengan lesu menyusuri jalanan. Rasanya kepalaku benar-benar amnesia . Tanganku kembali memegang bibir. “Kenapa tadi aku memejamkan mata. Yaak,, Rae-ya kau Bodoh sekali. Rutukku dalam hati kesal pada diri sendiri. “Dan kenapa juga kau lari Rae-ya? Memalukan..” Aku memukul – mukul kepala agar tak ingat atas kejadian barusan.
“ Aiish Lee Donghae sialan. Beraninya menciumku sekenanya. Merenggut keperawanan bibirku.. aiishh !! Aku menggeleng-gelengkan kepala memukul-mukulnya lagi berharap aku amnesia dengan kejadian tadi. Aiigoo.. aku malu sekali..
Aku menghentak-hentakan kaki.. “Dan kenapa jalan pulang lama sekali sih”. Kataku setengah berteriak. ‘Apa gara-gara kejadian tadi aku lupa jalan rumah..’ pikirku
” Aarrgghh aku ingin cepat pulaanngg...”
“Rae-ya,, kau darimana saja? Kenapa baru pulang huh? Naik..” kata namja bermotor
“Oppa..”  kataku menghambur ke pelukannya. Ternyata Junho oppa.
“Kau lusuh sekali. Hey waeyo?”
“Aniyo, aku lelah ingin cepat pulang.”
“Naik..” katanya
Sesampainya di rumah aku segera masuk kamar merebahkan tubuh.
“Rae-ya cepat bergegas dan dandanlah yang cantik.”
“Ige mwoya? Aku lelah.” Ucapku memutar posisi tubuhku ke kanan.
“Appa sudah bilang kemarin kalau keluarga kita akan makan malam bersama keluarga teman bisnis appa. Kau menyetujuinya kan kemarin. Jangan bilang kau lupa, Cepatlah.. tak ada waktu lagi.” Katanya lalu pergi dari kamarku
“Rae-ya cepatlah mandi dan dandanlah. Kau harus ikut. Inih sangatlah penting.” Sekarang suara eomma mengingatkan lagi.
“Hanya makan malam kan? Aku bisa makan malam di rumah. Aku tak ikut eomma.”
“Yaak.. kau inih cepat sana mandi.” Eomma menariku ke kamar mandi.
“Joongki-ya bantu adikmu ini.” Teriak eomma dari kamar.
Ampun, kenapa ini rumah berisik sekali. Aku ingin beristirahat tak bisakah mereka mengerti..
Aku segera mandi dan berganti pakaian seadanya.  Akupun mandi dengan tergesa karena diluar sangat berisik. Rasanya kamarku sudah menjadi sarang burung beo yang tiap saat berkicau.
“Yak, kau jelek sekali. Apa kau tak bisa make up?” Kata joongki dari ambang pintu
“Anjoo” .. Joongki menarikku duduk depan kaca rias, wajahku segera di make over olehnya.
“Yaak, mau kau apakan aku?? Shireo.. aku tak mau” belaku tapi Joongki Oppa tak mengubrisnya.
 “Yaa oppa.. jangan terlalu menor aku tak mau seperti ahjumma ahjumma..”
“kau meragukanku? Aku ini ahli Rae-ya.. Diamlah.”
“Acara apa sebenarnya ini? Kenapa aku harus seformal ini huh?”
“Kau ini berisik sekali.” katanya
“Pakai ini. Aku tadi sengaja membelinya untukmu.” Kata junho oppa dari pinggir pintu mengulurkan bingkisan.“Iniii” dia melempar bingkisan itu segera refleks aku menangkapnya.
“Apa ini??”  tanyaku
“Kau ini, dilihat saja tak usah tanya.” Ucapnya sinis.
“Isshh..” balasku sambil mempout bibir mungilku.
“Ayo hyung..” katanya menarik joongki keluar. “Pakailah kau pasti cantik.” Ujarnya tersenyum. Joongki oppa hanya mengangguk angguk setuju.
“Rae-ya cepatlah . appa tak ada waktu menunggumu.” Teriak Appa dari luar.
“Ne..”
Lagi lagi aku melihat pantulan diriku saat ini dalam kaca hanya untuk memastikan bahwa yang di depan kaca adalah aku, Song Rae Byung. :D  Seperti bukan aku..
aku keluar dengan dress mini putih pemberian junho oppa dan riasan minimalis make up jongki oppa. Mereka berdua memang sangat sayang padaku
“Yeppeo..” kata mereka kompak.
“Masih cantik eomma lah.” Kata eomma tak mau kalah.
Hahahaha :D anggota keluarga sontak tertawa bersama.
“Kajja..kita sudah telat.” Ucap Appa
Appa segera melajukan mobilnya. Aku duduk di belakang dengan Jongki Oppa.
“Oppa, junhoo oppa kemana?” Kataku menepuk lengannya.
“Dia tak ikut. Dia sedang latihan dance dengan BB-y untuk mengikuti lomba besok. Mungkin ia datang telat nanti” jawabnya
“Ya ya, kenapa kalian pilih kasih huh? Junho oppa boleh tak ikut kenapa aku tidak?”
“Karena ini menyangkut hidupmu sayang.” Kata jongki tersenyum.
“Mwo? Ige mwoya?” kataku.  Mereka hanya tersenyum. Wae? Reaksi apa itu? mereka menyembunyikan sesuatu.
“Sebenarnya kita mau makan malam dengan keluarga siapa appa, dan ada apa ini? Kenapa menyangkut hidupku?
“Keluarga Cho Chagi.” Jawab eomma
“Mwo???”
­­­­------
Sekarang aku duduk melingkar di ruang makan#kyk konferensi meja bundar :D# bersama keluarga besarku dan keluarga besar Cho, sejak tadi kuharap bukan Cho Kyuhyun. Kuharap Cho yang lain. Aku tak bisa membayangkan aku duduk bersama dengannya. Aiishh aku sangat tak mau berada disini.
“Ahh, your so beautiful” suara yeoja menghampiriku
 “Ahh Gamsahamnida.” Jawabku menunduk
“Aku Cho Ahra, kau pasti Song Rae Byung, kau persis eomma-mu cantik.” Aku melirik eomma yang tersipu. Aku merasa canggung,  Apa yeoja bernama Cho Ahra ini memujiku apa hanya untuk sopan santuun berkata seperti itu. bahkan dia lebih cantik dariku seperti ulzzang yang di tivi2. . “Pasti menyenangkan jika kau nanti  jadi dongsaengku” Ucapnya berbinar-binar. Semua yang disini tertawa akupun ikut tersenyum. ‘Aku bingung, apa yang salah bahkan ucapannya tak ada lucunya sama sekali.’
Ahra eonnie duduk sebelah Cho Ahjumma tapi dia melewati satu kursi disebelahku.’ Apa masih ada anggota keluarga lagi? Kapan mulai acara makan2nya. Aku sangat lapar atas kejadian siang tadi. Aaiissh..’
“Maaf membuat kalian menunggu, aku terlambat ada urusan sebentar” ucap seorang dengan suara beratnya. Kemudian duduk disebelahku.
“Aahh Kyunnie kita sudah besar sekarang, kau tumbuh jadi seorang yang tampan dan pintar. Gwenchanayo, sepertinya kita tak salah menunggu orang sepertimu” ujar Appa tertawa
“Kau ini masih muda, tampan, pintar sudah bisa mengurus perusahaan Appa-mu lagi. Aku bangga padamu.” Kata eomma
‘Apa-apaan mereka berdua memuji orang lain sementara anaknya tak pernah inih dipuji. Tch’
Aku mendongak untuk melihat siapa yang duduk di sebelahku. “deod...” aku refleks berdiri dan hanya mengatakan itu. sungguh tak percaya ternyata benar ini keluarga Cho Kyuhyun. Dia hanya tersenyum sinis dan  Kulirik semua yang ada disini. Terlihat mereka memandang kami dan tersenyum juga. Kulirik appa yang sedari tadi tersenyum.  ‘Appa, please ayo kita pulang. Ku tahu kau merencanakan sesuatu’ Kukeluarkan kata2lewat percakapan batin. Appa hanya menatapku dan seakan berkata ‘duduklah tenang dulu jangan berbuat yang aneh2 disini’
“Tak perlu menyambutku. Anjoo” Cho Kyuhyun membuyarkan kebingunganku.
 Aku terpaksa  kembali duduk. “Ahh, ternyata hubungan kalian sudah sangat akrab, syukurlah” ujar Cho Ahjussi. 
“Ne appa” jawab Kyuhyun
“Ahh ne” jawabku kaku ‘Bukan sangat akrab ahjussi, bahkan kita ini rival yang tak terpisahkan. Kau tahu, anakmu ini merecoki hidupku setiap hari jadi itu yang membuat kami ‘sangat akrab’.
“Ahh makanlah, ayoo jangan syungkan” ucap Cho Ahjussi lagi.
‘Aku sangat tak ingin makan kau tahu tubuhku sudah tak berasa lapar.’ Aku hanya menunduk. Joongkii menyenggol lenganku, dan berbisik “makanlah barang sedikit, sopan santun kata eomma”
“Coba ini,” Kyuhyun di sebelahku  menyodorkan potongan steaknya padaku mencoba menyuapiku. ‘Ommo,, apa yang namja ini lakukan huh, apa bumi ini terbalik? Bahkan kurasa bumi barusan berhenti berputar menyaksikan tingkah baiknya padaku.’
“Aaaa..” dia mencoba menyuapiku, aku terdiam menatapnya tanpa reaksi. “Hey, buka mulutmu” katanya membuyarkan diamku. Namja ini kenapa? Apa dia sakit? Apa dia tak sadar melakukan ini didepan keluargaku dan keluarganya. Kuyakin ini hanya trick supaya terlihat baik didepan semua orang. Aiih namja ini benar- benar... aku membuka mulut memakan apa yang dia tawarkan. “hmm.. gamsahamnida Kyuhyun-ssi” ucapku dan tersenyum terpaksa. Kulihat dia menahan tawa. Semua anggota keluarga yang disitu tersenyum geli. ‘mati kau Rae-ya, kupastikan mukamu sudah merah menahan perlakuan kyuhyun namja sialan ini’
“Kuharap kau tak memasukkan racun dalam steakku barusan.” Bisikku sangat lirih hampir tak terdengar.
“Aku sudah memasukkan obat pembasmi tikus.” Ucapnya menahan geli kulihat dia tersenyum menyebalkan.
“Ahh lihat Rain, anak kita sangat akur serasi sekali jika nanti menjadi sepasang pengantin.  Sepertinya tak salah jika acara pertunangan ini dimajukan bulan depan .” kata Cho Ahjussi
Aku tersedak. Uhuk uhuk... aku menepuk-nepuk dada.
“Ahh, chagi gwenchana?” Tanya eommaku
Kyuhyun menyodorkan gelas minumnya, terlihat mukanya panik. Kulirik dia tajam ‘Wae? Kenapa mukamu terlihat begitu, sok perhatian dech. Padahal kau senang melihatku begini.’
“Ahh, sepertinya Rae-ya belum tau yeobo tentang masalah ini. Tolong dijeaskan.” Kata Cho Ahjumma tersenyum padaku
“Begini, aku dan appamu dari dulu sudah menjodohkan kalian Rae-ya, Dari kalian masih kanak-kanak,  sempat ingin memutuskan ini karena Appamu ingin melihat kau bahagia dengan pilihanmu sendiri. Tapi Kyuhyun bilang kau adalah yeojachingunya dua minggu yang lalu. Jadi untuk apa kita menunda-nunda perjodohan ini.Kau tentu tak keberatan dengan ini karena yang akan menjadi calon suamimu adalah namjachingumu sendiri.” Katanya sumringah. Appa dan eomma hanya ikut serta mengangguk.
“Mwo??” ucapku kaget
“Wae Rae-ya, apa kau keberatan?” tanya eommanya kyuhyun
“Ahh eomma kenapa berkata seperti itu, Rae-ya memang begitu. Dari awal dia memang merahasiakan hubungan kami. Bukan dia tak setuju hanya saja dia mungkin berpikir masih harus memikirkan sekolah.”
“Hahaha, tenang chagii, kau hanya bertunangan saja. Jika kau sudah siap kau boleh menikah. Mungkin saat Lulus kuliah baiknya.” Ujar eomma kyuhyun lagi dengan mantap.
Joongkii oppa hanya mengelus punggungku. Mencoba menenangkanku. Kuyakin hanya dia yang tahu bahwa aku tak berpacaran dengan namja gila disampingku ini.
“Oppa..” ucapku lirih menatapnya berharap dia menolongku saat ini.
“Mianhae chagii, aku tak tahu apa-apa, hanya saja kau terlihat pucat dan tak menikmati malam ini. Kupikir kau harus segera pulang.” Jawab Joongki oppa tak kalah lirih, ‘kupikir kau mengerti aku oppa’ Air mataku hampir saja keluar. Kutahan sekuat tenaga. Aku diam menunduk sementara yang lain sedang asik berbicara masalah pertunangan ‘kita’ iya aku dan kyuhyun.
“Kau sakit? Kuantar kau ke kamarku.”ucap Kyuhyun menarikku. Kali ini aku pasrah sungguh tubuhku lemas tak bisa menolak. lagian aku ingin segera keluar dari perbincangan konyol ini.
Kyuhyun membawaku ke lantai atas tepat di kamarnya. Ia segera menutup pintu. “Kau kaget? Kau marah? Kau membenciku?” Kyuhyun angkat bicara. Aku tetap diam. Tak terasa airmataku sukses mengalir dari tempatnya.
“Rae-ya, mianhae..” ujarnya lagi. Kali ini Kyuhyun mendekatiku. “Kau mungkin kaget, aku tahu. Karena orang tuamu tak pernah menceritakannya karena aku yang minta. Aku tahu aku salah melakukan ini tanpa sepengetahuanmu.  Perjodohan ini tak ingin aku ungkap secepat ini tapi melihatmu tadi membuatku sakit.”  Aku mendongak menatapnya ‘Melihat apa? Aku tak pernah melakukan sesuatu yang membuat dia sakit justru sebaliknya dia yang membuatku susah. aku tak mengerti apa yang kau maksud’ Airmataku tak berhenti keluar. Aku menangis segukan. Aku tak bisa mengungkapkan apapun. Shock, marah, bingung campur jadi satu.
“Kau mungkin marah, aku tahu. Tapi aku lebih marah jika melihatmu dengan namja lain. Kupikir Perjodohan ini harus segera dipublikasikan agar kau tak lari dariku.” ‘Deg.. namja lain, mungkinkah itu Donghae?’ perlahan airmataku berhenti.
“Kau mungkin membenciku, Aku tahu. Tapi aku akan merasa lebih bersalah jika terus berbohong lebih banyak. Aku hanya berbohong kau menjadi yeoja-ku, itu saja. Dan kuyakin kau akan lebih senang dengan tittle itu daripada musuhku. Hehe” ucapnya jail. Tak habis pikir namja ini masih bercanda saat perkataannya serius bahkan aku sudah mulai mendengarkan kata-katanya. Kupukul dada bidangnya *wow* aku kembali menangis. wae? Aku kenapa? Bahkan aku tak pernah menangis dengan cara seperti ini didepan namja sekalipun oppa2 ku. Dia memelukku erat.. eeraatt sekaliii bahkan aku sampai mendengar degup jantungnya. “Kau jahat Cho Kyuhyun,” hanya itu yang bisa kuungkapkan saat ini.
“Mianhae.. Kau boleh berkata apa saja padaku. Katakanlah apa yang ingin kau katakan”
Aku menangis dipelukannya, ingin sekali menangis histeris tapi dibawah masih ada keluargaku dan keluarganya. Akhirnya aku hanya  mencoba menenangkan diri. Kurasa aku menyukai pelukannya. Sangat nyaman. Seperti bukan sosok Kyuhyun yang kukenal. Sekarang Kyuhyun berperan sebagai malaikat baik hati yang tiba-tiba menolongku dari kegelapan. *aiih bahasa luh*
KYUHYUN POV
Yeoja ini tak berhenti menangis tapi selang 15 menit akhirnya ia ambil suara.
“Aku tak mengerti apa yang aku rasakan, tapi saat ini aku sangat kesal padamu, kau berani membohongiku, kau berani mempermalukanku didepan eomma, appa, joongkii oppa dan keluargamu. Kau berani membuatku menangis seperti ini. Kau.. hikz hikz” Kueratkan pelukanku. Kutepuk punggungnya agar merasa baikan. “Kenapa kau melakukan ini huh?” katanya
“Simple Rae-ya, karena aku mencintamu.” Dia berhenti terisak. Aku tak mendengar tangisannya lagi.
“Kau dengar, AKU MENCINTAIMU.” Ucapku tepat ditelinganya. Kulihat dia bergidik geli.. Dia mencubit punggungku. “Auuu” jeritku mengaduh. Rae-ya melepaskan pelukanku. Dia mundur beberapa centi dariku.
“Aku sudah mengatakannya sebulan yang lalu tapi kau menganggap itu hanya lelucon saja. Jujur aku sakit mendengar itu, apa kau tak mengerti ucapanku begitu serius saat itu? apa kau tak mengerti memendam perasaan sejak lama itu menyakitkan, Bodoh.”
Dia terdiam lama, aiishh bodoh sekali kau Cho Kyuhyun. Kenapa harus mengungkapkan itu? apa kau tak malu.. ahh pabo-yaa... rutukku dalam hati.
“Mianhe Cho Kyuhyun, jika selama ini aku membuatmu sakit, kupikir hanya aku yang sakit selalu dibunuh perlahan dengan kelakuanmu padaku. Tapi sekarang aku mengerti kau lebih sakit dariku.” Ujarnya. “Ahh, aku sungguh tak mengerti tentang hidupmu. Dirimu penuh teka-teki. Kau tau, aku tak bisa menebak apa yang akan kau lakukan, apa yang akan kau perbuat, apa yang akan kau katakan. Tingkahmu selalu membuatku bingung” ujarnya lagi
“Cukup ikuti Scenarioku Song Rae-ya”
“Bagamaina jawabanmu? Kau mencintaiku juga kan”
“Hmm .. mollayo.” Ucapnya santai.
“Heii, Rae-ya, jangan membuatku menunggu terlalu lama” ucapku sedikit kesal.
“Kau Harus menjawab beberapa pertanyaanku dulu.”  Dia menatap sangsi padaku
“Ne, katakanlah”
“Kau sungguh mencintaku? Tapi kenapa kau bersikap seolah aku ini musuhmu, aku selalu kau siksa. Kau bahkan sepertinya tak pernah senang melihatku bahagia.”
“Apa sampai detik inipun kau tak mengerti??” Rae-ya hanya menggeleng. “Kau ini sungguh bodoh. Haha” Dia mendelik kearahku. “Baiklah, sebenarnya aku sangat malu membicarakan ini. Tapi dari awal aku sudah mencintaimu, aku termasuk namja dengan gengsi yang tinggi jadi untuk menyembunyikan perasaanku aku bersikap membencimu. Dengan menjahili kau setiap hari membuatku senang tiada tara. Menjadi kepuasan tersendiri buatku. Hehe, tapi ternyata tanpa merasa takut kau membalasku.”
“Kedua, apa hubunganmu dengan Donghae?? Dan kenapa kau menyebutnya berbahaya bagiku”
“Apa kau berpikir Donghae pacarku?” Ucapku tajam.  Dia tersenyum, kulihat bibirnya menahan tawa.
“Sejak kecil aku selalu bersaing dengannya. Dia selalu mengambil apa yang kupunya. Aku masih bisa terima, tapi dia tak pernah menyadari kesalahannya sampai akhir SMP kelas 3 dia berpacaran dengan nuna-ku. Daridulu aku dekat dengan Ahra nuna, sempat kesal melihatnya begitu mesra dengan Ahra dibanding aku adiknya sendiri. Sampai SMA kelas 2 kemarin terbongkar kebohongannya, dia ternyata telah berpacaran dengan yeoja yang hampir menjadi yeojachingu-ku. Dia mencampakan Ahra nuna begitu saja. Ahra nuna begitu terpuruk makanya dia memilih kuliah di Amerika.  Saat itu aku mulai tak suka dengan tingkahnya. Saat dia kembali mengambil hal yang berharga dariku yaitu kau, aku sangat marah bahkan saat tadi dia mencoba menciummu ingin rasanya kubunuh dia.” Ujarku geram.
“Ahh,, ne” ucapnya. Kulihat pipinya merona merah.
“Kuyakin kau mencintaku, hanya saja kau berada dalam situasi sulit. Aku mengerti. Aku akan menunggumu sampai kau benar-benar mencintaiku” kataku
Dia menghambur memelukku. “Mianhae, aku membuatmu begini.” Ucapnya
 Sekarang rasanya lega mengatakan semuanya. ‘Aku akan banyak belajar. Belajar mengertikanmu, belajar menahan emosiku dan terutama bersabar untuk menunggumu Rae-ya.’
AUTHOR POV
Song Rae Byung tetap dengan posisi memeluk Kyuhyun. Kyuhyun yang juga menikmati saat berpelukan itu malahan semakin mengeratkan tangannya seakan tak ingin yeoja dipelukannya lari darinya.
Kyuhyun mengangkat pipi Rae Byung. Rae-ya yang kikuk merasa Kyuhyun semakin mendekatkan wajah mereka, mendekat dan semakin dekat. Kyuhyun memiringkan wajahnya, menutup mata, lalu dia mendaratkan ciuman di bibir Rae-ya yang memang tidak tertutup sempurna itu. Yeoja itu kaget setengah mati. Kyuhyun menghisap bibirnya lembut. Rae-ya yang kaget sontak melotot dan jantungnya serasa berhenti berdetak sesaat. Terasa sengatan api hangat membara ke seluruh lapisan kulitnya karena merasakan ciuman lembut Kyuhyun. Rae-ya pun menutup mata dan menikmati ciuman itu. Dengan degup jantung yang belum berdetak stabil, ia membiarkan
Kyuhyun melumat bibirnya. Rae-ya yang bingung mulai merespon perlakuan Kyuhyun. Sekitar lima menit keduanya bercumbu sambil berpelukan.
“Kyuhyun, buka pintunya, Rae-ya,, kau sakit? Ayo pulangg.. teriak Song Joongki dari luar.
“Yakk, apa yang kau lakukan pada adikku huh? Sudah sejam sejak aku datang kalian didalam. Ayo keluar” di susul Teriakan kembali, suara Jelas sekali itu suaranya Lee Junhoo
Mereka yang didalam kaget, segera mereka melepas ciumannya. Dan saling menjauh.  Rae-ya yang tak percaya atas apa yang terjadi mengerjap-ngerjapkan matanya. Otaknya serasa mati tak terkendali. Kyuhyunpun begitu terlihat malu atas perbuatannya. Tapi mereka tak menggubris teriakan Joongki diluar. Kyuhyun malah menarik tangan Rae-ya agar mendekat kembali kepelukannya.Kyuhyun kembali menarik dagu runcingnya dan wajah mereka berhadapan “Jika kau bertanya kenapa aku melakukannya, karena aku sangat mencintaimu juga aku sangat ingin menghapus bekas bibir namja sialan yang tadi siang menciummu.” ucapnya
namja itu memberikan evil smile sambil memegang rahang Rae-ya. Kembali Kyuhyun mencium bibirnya lama.
“Kyunie,, kau sedang apa huh? Rae-ya harus segera pulang” kali ini terdengar lagi suara yeoja yang bersuara lembut, yeoja itu adalah Ahra nuna.
Pletak.. !  Rae-ya memukul kepala Kyuhyun.
“Auu” Kyuhyun mengaduh.  “Ahh nde  eonni.” Ucap Rae Byung dari dalam
“Sepertinya aku tak perlu menunggumu, aku sudah tahu jawabannya. Hehe” ujar Kyuhyun memegangi kepalanya yang sakit. “Chagii..” ucapnya sambil mempoutkan bibirnya memberi isyarat meminta dicium kembali.
”Jangan memanggilku dengan sebutan aneh itu dan jangan  sekali-kali menciumku tanpa seizinku. Annddwee” Ancam Rae Byung
“Kau saja tadi meresponku, bilang saja kau menyukaiku Rae-ya. Haha” ledek Kyuhyun membalas perkataan Rae Byung
“Aisshh.. menyebalkan”  cibir Rae-ya
Kyuhyun membuka pintu kamarnya. “Yakk, Cho Kyuhyun, ku peringatkan kau, sampai berani menyentuh adikku ku pastikan kau habis di tanganku.” Ujar Junhoo yang sedari tadi menunggu pintu kamar Kyuhyun dengan geramnya. Joongki ikut-ikutan menatap tajam Kyuhyun.
‘Tch ini dua namja sekalinya baik bisa baik banged, tapi jika menyebalkan ahh sangat menyebalkan tapi aku tahu mereka benar-benar menyayangiku sampai-sampai menungguiku disini. Lihat ekspresi mereka sekarang sangat konyol. haha’ pikir Rae Byung
“Ahh Junhoo Hyung sudah datang, Annyeonghaseyo” kata Kyuhyun
“Jangan basa-basi. Kau apakan adikku? Lihat matanya sampai bengkak begitu?? Mengalahkan sipitnya mataku” tegasnya
“Tenang Hyung, hanya sedikit sentuhan saja. Hehe” jawab Kyuhyun  Ahra eonnie yang berada disebelahnya menepuk lengan Kyuhyun.
Junhoo yang baru datang dijamu dengan keadaan adik tercintanya dalam kamar bersama namja yang belum syah menjadi suaminya setengah mati menahan marah atas jawaban Kyuhyun.
Joongki menarik Rae-ya kearahnya. “Gwenchana?” tanyannya sambil memegang pipi  dan dahinya, memutar-mutar tubuh Rae-ya memeriksa bagian tubuh Rae-ya yang terluka. Rae-ya hanya diam diperlakukan seperti itu.
“Yaa.. Song Rae Byung kau diancam olehnya? Ada yang sakit?” cecar Junho
“Ahh Oppa, aku tak melakukan apapun, jangan lebay dech” jawab Rae-ya
Kyuhyun melirik Rae-ya. Rae-ya balik menatap tajam “Mwo??” bentaknya
“HAHAHAHA.. Anio. Hanya saja tadi itu disebut apa yaa? haha” terdengar tawa khasnya EvilKyu.
“YAAK, CHO KYUHYUN..” Bentak Rae-ya
Joongki Junho dan Ahra eonnie menatap mereka bingung.

THE END . . .

Ahh Finished.. senang sekali. :D . Otthe?? Comment-nya dund.. hehe
Mianhe kalo ada diksi ato kata-kata yang kurang baik. Mianhe kalo Gg seru. Itu Endingnya kayak gitu soalnya otak gue lagi yadong banged mikiri kisseu sama Unyun. Wkwkwk #abaikan

FF - Rae-ya Saranghae (Part 1)

Diposting oleh anindyaemkaha di 00.40 0 komentar

AnnyeongHaseyo Yeorubun.. Anindya Imnida.. 17 y.o. Hmm Im ELF n Kpopers. Hehe#gG nanya# --- Bangapseumnida *bungkuk 900*
Ini nih FF first gue (yang diluncurin alias di publish begitu saja. Hehe) soalnya masih ada yang lain cuma saiia malu ngeluncurinnya.*soal.a gaje sih ya ceritane*
Ehh dari judulnya ajja jelas banget kalo gue kekurangan bahan kata yang lebih ‘WOW’ yaa? Ahh bodo akh yang jelas jadi kan yah? Tepuk tangan dong (Prok prok prok prok) *kepaksa
Reader :: “Bagaimana rasanya saat nie FF debut begitu saja?”
Gue :  “Apa yah? Rasanya Speechless gitu bisa nampilin nie FF.  Gg nyangkaa. Hiks hiks Love You Reader” *ngelap ingus
Reader : “Lebay dech”
Okee daripada banyak bacoott mending disimak pemirsa,, semoga terhibur.

Cast :Song Rae Byung
            Cho Kyuhyun
            Lee Donghae
            Lee Hyukjae
            Song Joong Ki
            Lee Junho
            Rain Bi
            Song Hye Gyo
            Cho Ahra
            Cho’s Family
            Suzy
            Krystal

Long time ago hiduplah cerita yeoja n namja remaja muda... hahhaha :D
Rae Byung POV
“Heii yoeja paboo..” teriak namja bergesture tinggi putih di belakangku
Ku terus saja melangkah 2x lebih cepat tak menghiraukan teriakannya.
“Kau tuli huh?” Teriak namja tadi
Aku benar-benar tak tahan dengan namja ini. “Yaa.. aku sudah bilang aku tak mau berurusan lagi denganmu. Jangan pernah berteriak di depanku, kau pikir suaramu bagus apa? Aku juga punya nama, aku juga tidak bodoh seperti yoeja lainnya yang sering mengikuti kemana sajja kau pergii..” bentakku
Iya, inilah aktivitasku sehari-hari, bertengkar dengan namja sok  kecakepan seperti Cho Kyuhyun. Dia namja yang sering merecoki hidupku, tak pernah puas membuatku naik darah sampai benar-benar aku menangis dia tak pernah mau berhenti. Dia evil diatas evil. Tampangnya di buat sok cool, senyumnya yang katanya maut bisa membuat yeoja di sekolah ini mengidolakannya. Aneh., jelas tampangnya setan begitu apanya yang cool coba. Yang ada tu muka buat perangkap tikus d dapur rumahku dech. Aku muak dengan sikapnya padaku. Dari awal aku sudah punya firasat ini namja bener psycho. Tak ada kerjaan lain selain membuatku susah. Seluruh penghuni sekolah tahu kalo kami kucing dan tikus yang sering membuat keributan. Sampai- sampai guru BK kewalahan mengurusi kami.
“Heii, pabo-ya kenapa kau aneh sekali?” katanya
Aku melenggang pergi. Tak ku hiraukan kata-katanya.
“Mau kemana? Aku belum selesai bicara ikan rebung.. “ dia menarik pergelangan tanganku sehingga membuatku terhuyung berbalik kedepannya.  Fans-fans yeoja-nya yang sedari tadi di belakang Cho Kyuhyun menatapku tajam.
“Lepasin .. Tuan Cho yang terhormat bukan urusanmu aku mau kemana. Urusi saja fans gila-mu itu.” Kataku sambil melirik tak kalah tajam yeoja-yeoja di belakang Kyuhyun.

KYUHYUN POV
“Yaahh bosan sekali hari ini..” gerutuku dalam hati
mataku langsung menangkap sosok yeoja di depan perpustakaan tepat dengan kelasku yang menghadap kesana. Aku langsung sumringah karena gameku ada di depan mata. Hahaha :D  Langsung saja ku dekati sosok itu, tapi yeoja itu ternyata menyadari keberadaanku sehingga dia berputar arah hendak kembali kekelasnya.
“Heii yoeja paboo..” teriakku
“Kau tuli hah?” Teriakku lagi. Dia tak menggubrisku, biasanya sekali ku ejek dia sudah menunjukan kemarahannya.
“Yaa.. aku sudah bilang aku tak mau berurusan lagi denganmu. Jangan pernah berteriak di depanku, kau pikir suaramu bagus apa? Aku juga punya nama, aku juga tidak bodoh seperti yoeja lainnya yang sering mengikuti kemana sajja kau pergii..” bentaknya
Ya, ini yang selalu membuatku senang. Melihatnya marah sangatlah lucu. Bisa di bilang sarapan sehari –hari di sekolah. Aku menahan senyum. Tapi dia balas menatapku tajam. Ada apa dengannya. Dia berbeda, biasanya yeoja satu ini sudah benar-benar marah dan mengajakku berantem di lapangan. .
“Heii, pabo-ya kenapa kau aneh sekali?” kataku lagi
Dia meninggalkanku. Tak habis pikir dia diam dengan perkataanku. Biasanya dia tak pernah mau kalah.
“Mau kemana? Aku belum selesai bicara ikan rebung..”  aku menarik pergelangan tangannya sehingga membuatnya berbalik padaku. Wajahnya sangat dekat. Membuatku melted sesaat.  Apa yang kau pikirkan Cho Kyuhyun??’ Batinku
“Lepasin .. Tuan Cho yang terhormat bukan urusanmu aku mau kemana. Urusi saja fans gila-mu itu.” Dia melirik yeoja-yeoja di belakangku, sadis juga tatapannya.
Ya, dia mungkin marah karena club Cho Kyuhyun alias fans-fans beratku yang kebanyakan yeoja seminggu yang lalu melabraknya dan membuatnya habis-habisan terpojokan di sekolah. Tapi tak habis pikir jika imbasnya jadi begini.. melihatnya aneh jadi membuatku merasa bersalah. Apa yang harus kulakukan? Tak biasanya aku merasa bersalah seperti ini. Song Rae Byung, kau membuatku aneh sejak pertama bertemu.
Flashback MOS Kyunghae Senior High School
“Ya,, kenapa kau terlambat huh?? Kau tak punya jam di rumah?? Sebegitu miskinnya kah kau?” Ujar Haera dengan sadisnya.
Aku tak pernah mau peduli dengan adik kelas terutama yeoja. Aku hanya mau mengurusi namja- namja. Tapi tiba- tiba yeoja yang sedang di marahi Haera ini menarik perhatianku, matanya bulat, dengan pipi tembemnya. Rambut panjangnya yang di kuncir kuda dengan tali rambut merah, jam tangan merah, pin merah dan semua aksesoris merah melekat padanya. “Nyentrik sekali ini yeoja” pikirku dalam hati
“Apa eonnie tak melihat aku memakai jam? Itu berarti aku punya jam, bahkan di rumah aku punya jam besar yang tiap pergantian jam berbunyi.” Dia melirik Haera
“Siapa suruh kau menjawab hah?”
“Lah situ tanya. Kata mamah kalo di tanya harus jawab” katanya sambil mengerucutkan bibirnya
Aku terkekeh menahan tawa. Ini yeoja polos sekali. Aku mendekati Haera.
“Haera-ya Biar aku yang urus dia.” Aku berkata tak lupa menyeringai dengan tampang evil andalanku.
“Tapi kyuniee.. tak biasanya kau mengurusi yeoja.”
“Sudah sana pergi.”
“Baiklah. Tapi jangan coba – coba kau mendekatinya.”
Siapa dia mengatur –atur gue #evil nie yang ngomong :D
“Siapa namamu?” tanyaku
“Rae Byung, Song Rae Byung.”
“Mwo, ikan rebung? Hahahaha :D “
Dia menatapku tajam. Aku berhenti tertawa.
“Suruh siapa menatapku seperti itu hah? Lagian namamu lucu sekali. . “
“Terserah sunbae mau ngomong apa.” Terlihat yeoja ini menunjuk sambil mengepalkan tanganya.
Ehh Cuma itu? Dia Cuma bilang begitu. Tapi aku yakin yeoja  itu sudah memerah menahan marah. Aku tersenyum.
“Kau, cepat lari keliling taman 10X, meminta tanda tangan semua sunbae disini. Dan katakan pada mereka kalau kau fans beratku..”
“Mwoya? Kenapa kau kejam sekali, kau juga narsis gila. Sejak kapan aku jadi fans beratmu, melihatmu saja sama sekali tak tertarik.” Nada bicaranya semakin melemah
“Ne? Kau bicara apa.” Aku pura-pura tak mendengar. ‘Ini yeoja benar tak menyukaiku? Apa kurangnya diriku, Cho Kyuhyun namja terpopuler disini. Namja ganteng dengan segala kelebihan. Sang pewaris tunggal Cho Corp, penyumbang terbesar di sekolah ini, terpintar bahkan IQ-ku diatas rata-rata. Apa dia tak tahu? Apa dia buta? Apa dia tak mencari info namja populer  di sekolah ini? Jinja yeoja ini beda sekali. Aku menahan tawa dengan jawabannya tadi.
“Ania, yeoja lain tak ada yang lari sebanyak itu. Juga tak di suruh macam-macam seperti yang sunbae katakan.” tegasnya
“Kata siapa hah? Mau membantah?”
“Itu, lihatlah, yeoja lain Cuma mengambil sampah d sekitar.”
“Ouh jadi kau mau mengambil sampah, rajin sekali, kau benar cinta lingkungan. Baiklah.. setelah lari 10 X kau boleh mengumpulkan sampah d sekitar. Dan kerjakan tugas yang aku berikan lainnya. Ayo mulai..”
“Yak,,” dia berteriak marah.
“Heii, kau ini siswa baru sudah berani berteriak di depan sunbaemu, kau mau diberi hukuman lagi?” Kataku kaget karena teriakannya.  “Ayoo cepat lakukan.”
Dia hanya berlari menggerutu, ku yakin dia sedang bersumpah serapah tentangku. Hhahaha :D
Sejak saat itulah aku senang mengerjainya. Dia yeoja yang berkepribadian ganda. Aku suka sekali melihatnya marah-marah. Mempunyai kepuasan tersendiri. Alasanku sederhana, karena dari awal dia nyentrik berbeda dengan yeoja lainnya yang mengejar-ngejarku hanya dengan ku tatap mereka bisa luluh padaku #pede luh bang# tapi Rae byung sama sekali tak menyukaiku, jelas sekali kesan pertama bertemu dia sudah berani membentakku. Ini membuatku geli setiap mengingatnya.
FLASHBACK END
Sudah seminggu sejak ikan rebung diam tak membalas perbuatanku. Sudah berbagai cara sadis kulakukan padanya hanya untuk melihatnya marah dan berbicara denganku tapi nihil. Dia diam dan enggan melihatku.
Siang itu pelajaran Olahraga kelasnya ikan rebung dan kebetulan kelasku juga sama ada jadwal Olahraga. Aku yang dibantu Lee Hyukjae Teman sebangku yang paling sering ku suruh-suruh seperti kacung #emaak, d cincang jewels. Pizz # kita mempunyai rencana baru untuk Rae Byung. Hahaha :D # seringai Evil# yaitu menyembunyikan seragam sekolahnya, biar dia memakai pakaian Olahraga sampai pulang sekolah. Hhaha :D# ketawa mulu dech luh bang..
Rae Byung POV
Syukur palajaran Olahraga cepat selesai, aku Gg Tahan liat tampang ngeselin Cho Kyuhyun. Tapi tumben tu orang anteng Gg ngerecokin penilaian Olahraga aku lagi. Biasanya gara-gara Gg konsen di kerjain tu orang, yang ada remidi terus. Hhuhu #curhat
Aku bergegas mencari seragamku di kelas dan segera mungkin ganti karena setelah ini ada ulangan matematika, yang Gurunya killer abis, Mr Park namanya. Gg boleh telat sedikit udah ceramah kayak di istana Presiden. Iya sih mending Presiden soalnya yang ini Gg ada tampang-tampang makmurnya. Pasti pendapat orang pertama kali melihat nie guru tak dapat terdefinisikan. Gg ada yang percaya nie seorang Guru. Tapi malah Kayak tukang nagih utang dech. Sangar abis.. hha :D
Ommo Aku kaget melihat seragamku tak ada di laci meja. Taskupun menghilang.
“Ehh, tasku kemana?”
“Wae Rae-ya?” Tanya krystal teman sebangkuku
“Seragamku hilang. Tasku juga tak ada.” Kataku gugup. “Gimana nih? Sebentar lagi bel dan ulangan Matematika.” Ujarku lagi
“Kamu taruh dimana? Coba di cek lagi. D kamar ganti kali. Ayo kesana.” Ajak Krystal
Aku dan Krystal berlari cepat ke tempat ganti.
“Mianhe Rae-ya, aku tak bisa membantumu, seragammu tak ada. Kita harus ikut ulangan. Mr Park pasti bisa memakluminya, asal kau ikut ulangan. “
“Tapi Buku PR-ku di tas, aku pasti kena damprat tu guru. Ini pasti ulah setan itu.” ucapku geram. Sungguh aku sangat yakin setan itu yang mengambilnya. Siapa lagi yang berani melakukannya selain dia.
“Yak, tak ada waktu untuk memarahinya. Kajja ke kelas.” Kata Krystal mencoba menenangkan
Tak berapa lama, Mr Park datang dan langsung memandangku.
“Ya, kau Song Rae Byung. Kenapa kau belum ganti?”
“Itu pak, seragam saya hilang, tas saya juga mendadak hilang. Tapi saya yakin ini ulah Cho Kyuhyun pak.” Kataku geram
“Kau, . alasan saja. Kau bahkan memfitnah orang lain.  Untuk apa Cho Kyuhyun menyembunyikan seragammu. Apa dia pindah profesi jadi maling tas? Kurang kerjaan ! Saya sudah bosan mendengar kalian berkelahi seperti itu. Cukup kau berbohong.”
‘Apa? bahkan guru menyebalkan ini tak mempercayaiku, demi apa Cho Kyuhyun menyebarkan virus sok baik dimata orang. Selalu membuatku terpojok. Aiissh aku benar-benar jengkel, bahkan ku yakin sekarang ubun-ubunku sudah berasap.
‘Tch, Terus saja membela murid kesayangannya, Cho Kyuhyun memang murid populer di sekolah ini karena dia menguasai matematika dan berbagai bahasa, ayahnya juga pengusaha tak heran Mr Park tak pernah mau mendengar alasan menjelek-jelekan murid emasnya itu. Whatever lah . aku muak sekali..’ ‘
aku angkat bicara. “Yak, tapi saya tidak bohong pak, tas saya hilang semua isinya juga hilang. Buku Pr saya juga.........
“Bilang saja kalo buku PR Matemtikanya juga tak ada. Itu alasan kau tak mengerjakan PR kn? Membuat alasan tasnya hilang. Kau Song Rae Byung, tak ku izinkan kau mengikuti ulangan hari ini. Keluar dan cari tasmu.” tegasnya
“Tapi pak..”
“Keluar.. saya tak suka orang yang tak disiplin dan membuat alasan yang tak masuk akal.”
Aku menghentakan kaki dan melangkah keluar. ‘Lihat saja sampai aku besok mendapatkan piagam olimpiade dunia bidang matematika tak akan kuakui kau pernah menjadi seorang Guru Matematikaku Park Jung soo. Im Sick !’
Aku menuju ke atap sekolah.  “Arrgghht Brengsek Cho Kyuhyun, kau sukses membuatku menderita.’’  Aku menangis sejadi-jadinya. Tak ku hiraukan sekelilingku. Atap sekolah ini sepi jadi Ku harap mereka tuli mendengarku menangis.
“Kau menangis? wae?” Tanya seorang namja
“Apa kau tak mendengar tangisanku huh? Kau tak melihat ada airmata? aku begitu kesal sampai-sampai aku ingin mati gara-gara setan itu. Aku bahkan muak melihat wjahnya kenapa dia selalu merecoki hidupku, membuatku menderita, apa salahku?, Perasaan aku tak pernah membuat dia marah, bahkan sebaliknya dia yang pertama cari gara-gara padaku, wae??” Aku menangis sejadinya tak kuhiraukan orang ini melihatku dalam keadaan seperti ini. Persetan dengan image-ku.
“Kenapa dia selalu mengerjaiku huh? Setidaknya tak usah membawa urusan pelajaran jika memang dia membenciku. Jika dia membenciku kenapa dia tak membunuhku saja? Dia bahkan membuatku mati perlahan seperti minum racun. Aaaarrrggghhhh...” ucapku begitu frustasi
“Ini...”  sebuah sapu tangan berenda terulur padaku. “Tenanglah.. kau bisa menangis sepuasmu. Keluarkan apa yang ada di hatimu.” Tangan namja itu menyentuh bahuku, menenangkanku.
Nyaman.. ya sangat nyaman. Aku terdiam sesaat.  Aku mendongak melihatnya.
“Nuguya?” tanyaku
To Be Continued,,,,

Hahahaha Akhirnya... Siapa ya namja pemilik sapu tangan itu? banyak cast-nya tuch, dipilih – dipilih.. :D *lu kira dagangan nind?*
Otthe Pemirsa FFnya?? Gaje?? Gue tau kuq, Aneh? Ahh Gue juga tau. Nyadar diri ajje nih yee.. Aye Cuma bisa semampunya begini. Otaknya emang macet kayak jalanan Jakarta, Cuma kata-kata itu yang keluar.. #Payah* Diksinya kurang baik yaa, penggambaran karakternya juga aneh. Aku juga gG pantes disebuat Author. Itu diatas Cuma formalitas FF ajj, abis mau dinamain apa set mind.a coba kalo bukan author, masa iya nama gue nampang disitu? Gg Lucu kan yah.. hehe Jadii jangan sampe ada yang manggil Author. #siapa juga yang mau ngomong luh author, pede amat luh* hehe
Yang kena Tag, maaph ya ganggu aktivitas Onlinenya. Dibaca aja pemirsaa....
Saran dan Comment saya butuhkan, Gg juga Gg papa asal dibaca ajja udah seneng. Hehe #ciri-ciri orang pasrah...

Rabu, 09 Mei 2012

EXO-K Baek Hyun

Diposting oleh anindyaemkaha di 07.24 0 komentar
Nama: Byun Baek Hyun 변백현
Fan Nama: Baek Hyun
Lahir: 6 Mei 1992
Tinggi: 174 cm
Horoskop: Taurus
Cina Zodiac: Monkey
Darah: O
Keterampilan / Hobi: Aikido, Piano, mendengarkan musik, menonton film, bernyanyi

Memimpin vokal dalam EXO-K

fakta:
-sukarela di penampungan RCY untuk membantu anak-anak cacat sehingga ia bermain dengan mereka dan merapikan fasilitas

-ada 3 kamar Di asrama Baek Hyun berbagi ruangan dengan ChanYeol -teman sekamar ChanYeol Says Itu Baek Hyun keluhan seperti anjing seperti 40 kali sebelum tidur (ini traslate asli *mungkin bilang klo oppa itu kya anak anjing kali ya yg ngeluh ga bisa tidur gara2 chanyeol yg brisik. ehhehe )
-ingin menjadi penyanyi sejak kelas empat dan berdentang semua teman-temannya bahwa ia akan menjadi seorang selebriti ketika ia akan tumbuh.(wow.. keren oppa,,,)

-langsung diminta untuk bergabung dengan SM tepat di depan gerbang (salah satu perwakilan SM sudah dekat sekolahnya dan bertanya apakah ia ingin bergabung SM)(waaaa... klo aku di situ juga mauuuu) -Bergabung resmi pada tahun 2011 SM (wow... baru trainee dong,, pantes, suaranya keren)

-ingin yang EXO untuk turun dalam sejarah musik Korea, sehingga 100 tahun dari sekarang, mereka akan diingat sebagai kelompok besar. (wow.. ini dia, yg bikin ku bertanya2, ternyata emang bener, EXO di buat gede2,, good luck buat oppa) teladan-Nya adalah Jung Jihoon (Hujan)

-Di masa ingin untuk mencoba program hiburan, atau bahkan bertindak (maksudnya apa ya- ni translate ga ngerti) -ambil bagian untuk Photoshot Majalah High Cut -ambil bagian untuk iSports Korea Photoshot tipe ideal-nya adalah wanita penuh pesona (seperti akuu...)

 -memiliki kepribadian yang cerah, ceria dan baik hati(guw bgt oppa) -suka bersosialisasi dan berteman dengan orang -favorit jenis musik: R & B, pop, Punk Rock warna favorit-nya adalah: hitam, abu-abu, putih -favorit nomor 48

-favorit jenis film: SF, Fantasi, tindakan -makanan favorit: semuanya -nya gaya busana yang biasa adalah rapi kasual -memiliki kakak

-moto: "...Life is only a path full of efforts..."
 

AnindyaEmkaha Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei