Selasa, 22 Mei 2012

FF - Rae-ya Saranghae (Part 2)

Diposting oleh anindyaemkaha di 22.04 0 komentar

AnnyeongHaseyo.. Im Comeback Im comeback.. hehe
FF ‘Rae-ya Saranghae’ hadir kembali menghiasi layar leppie atopun kompie anda sekalian yang pastinya bakalan bingung baca nie FF soalnya short banged.. hehe *jerdew*
Oke daripada kelamaan, mending langsung capcus dech akh.. :D Aku juga Gg suka basa-basi dan bertele-tele..
Baca juga yaah ‘Rae-ya Saranghae part 1.’ Hehe
Apple^^
Cast :Song Rae Byung
            Cho Kyuhyun
            Lee Donghae
            Lee Hyukjae
            Song Joong Ki
            Lee Junho
            Rain Bi
            Song Hye Gyo
            Cho Ahra
            Cho’s Family
            Suzy
            Krystal
Rae Byung POV
“Nuguya??” Tanyaku mendongakan kepalaku yang sedari tadi tersembunyi dibalik tangan dan lututku.
“Lee Donghae” namja ini tersenyum maniiiisss sekali. Aku diam menunduk kembali. Sedikit malu dengan keadaanku yang menangis tak jelas didepan namja setampan ini.
“Sudah tenang?” tanyanya lagi
Aku menggeleng.
“Kau mau jalan-jalan? Kebetulan aku juga sedang bosan disini. Rasanya malas terus-terusan belajar. Hehe” ujarnya lagi dia kemudian tersenyum. Namja ini senang sekali tersenyum. ‘Kyeopta !’
Aku tersenyum melihat senyumnya yang tulus. Apa inih ? kenapa tubuhku nyaman sekali di dekatnya.
“Namamu?”
“Yee? Naega? Song Rae Byung imnida.”
“Ouh I know, kau pasti musuhnya Cho Kyuhyun. Haha” tawanya terdengar hambar.
“Dari pertama kau menyebut setan aku sudah berpikir kau partnert berantemnya.”  Ucapnya lagi
Ahh kenapa aku terkenal seperti itu. Jinja memalukan sekali. Aku tersenyum hambar padanya. “Ahh, begitukah? Ahh yaa Mian, aku tak pernah melihatmu sebelumnya. Apa kau murid baru??” Tanyaku polos
“Aniyo, Aku Sunbae-mu, kau tak tahu??”
‘Jelas saja aku tak tahu, orang hidupku selalu dipenuhi ancaman dan kejailan Cho Kyuhyun. Tak pernah aku merasakan kehidupan aman di sekolah ini.’ pikirku
“Ternyata kau manis juga pantas Kyuhyun mengejarmu.” Dia terkekeh
“Ne??” Aku kaget. Namja ini terang-terangan bilang aku manis. Ommo . .
“Ania.. mau jalan-jalan??” katanya lagi
“Ya,, asal aku bisa lupa dengan setan itu.”
“Hahaha Kajja !!”
Seharian aku lelah bermain dengan namja yang baru saja aku kenal. Lee donghae. Tak biasanya aku akrab dengan orang yang baru saja aku kenal. Tapi Donghae Oppa membuatku nyaman Dan melupakan sejenak penat di kepalaku. Oppa?? Jelas saja baru bertemu dia menyuruhku memanggilnya Oppa. Katanya untuk lebih akrab. See akhirnya dia membuatku happy juga.
Dan sekarang aku meminta eomma membelikan seragam baru dengan alasan Seragamku robek dan aku sumbangkan ke sekolah. #alasan aneh# yang paling membuatku dongkol buku matematika, biologi ku di tas. Dasar Raja Setan. . sepertinya  niat diamku sia-sia. Dia sudah mengibarkan bendera perang lagi. Baiklah Cho Kyuhyun akan ku balas kau ! #dendam kesumat nyi pelet. Hhahaha :D
--------
Matahari bersinar tak kalah dengan semangatnya Rae-ya, akhir-akhir ini aku senang sekali. Berminggu-minggu tak bertemu setan sekolah. Haha :DAku tahu jika Kyuhyun memiliki IQ tinggi jadi tak masalah jika dia sering meninggalkan kelas.Tapi haruskah selalu berminggu-minggu bahkan seongsanim tak mengkhawatirkannya. Aaaahh untuk apa aku memikirkan itu? Lupakan RAE-YA.. Bukankah ini yang kau inginkan Rae-ya? Ahh iyaa hidup indahmu didepan mata Rae-ya.. ucapku mantap.
Aku melenggang melewati Gerbang pintu sekolah.
Grebb. . Seorang namja yang ternyata Kyuhyun memelukku.
“Ya,, apa-apaan kau !” Teriakku. Namja ini selalu berulah, baru saja aku senang karena berminggu-minggu tak bertemu dengannya. Sekarang malah harus begini. Tuhan, mulai sekarang aku tak kan senang dulu dengan segala ucapanku.
“Aku merindukanmu.. 2minggu ani 3 minggu kau ku tinggal sudah mulai selingkuh.” Katanya santai. Apa dia tak berpikir dengan kelakuan dan ucapannya sekarang? Ahh napeun namja.
“Mwoya,, kau gila Cho kyuhyun.” Aku kembali menaikan suara oktafku.
“Kemana saja kau?”
“Bukan urusanmu.”
“Ada apa kau dengan donghae?” Tanyanya tajam
“Yaak, Cho kyuhyun, sejak kapan semua yang aku lakukan harus melapor padamu. Kau kenaapa hah? Tak puas mengambil tas seragamku. Kembalikan semuanya.”
“Jadi kau begini gara-gara tasmu hilang?”
“Bukan. .”
“Apa donghae menyakitimu? Katakan..”
‘Pertanyaan macam apa dia, jelas-jelas dia yang membuatku menangis. dia jahat sekali. Tak merasa bersalah pula.’ Aku menatapnya tajam. Tak kalah tajam dari tatapan setan inih.
“Biar aku beri pelajaran pada ikan itu.”
“Cho Kyuhyun..” aku tetap berusaha melepaskan pelukannya.
“Hmm”
“Bisa tidak kau tak pernah menggangguku? Bisa tidak kau tak membuatku menderita. Bisa tidak kau tak mengurusi hidupku?”
“Tidak bisaa.” Jawabnya enteng
“Yaak, apa salahku huh? Apa kau membenciku sampai-sampai kau tak puas melihatku menderita?”
“Dulu, kaau saangat manis tak pernah punya salah. Tapi kemarin kau telah membuatku marah.” Ujarnya.
“Wae?? Aku salah apa? Jelas-jelas yang harusnya marah aku, kau membuatku tak bisa mengikuti ulangan Cho Kyuhyun. Puas?”
Kyuhyun menatapku.
“hmm Belum..” jawabnya begitu santai.
“Tch .. deod..”  Ujarku geram
“Yaak, aku tak kan mengganggumu kecuali kau mau memenuhi syaratku.” Sontak aku mengerutkan dahi.
“Jangan dekati Lee Donghae.” tuturnya
“Kau cemburu huh?”
“Aniaa, untuk apa aku cemburu hanya karena gadis sepertimu. Katakan jawabannya nanti siang.” Sahutnya dan langsung pergi dariku.
‘Reaksi apa itu? Orang aneh..’
Kyuhyun Pov
Ku biarkan dia memikirkan tawaranku. Sebenarnya aku lebih suka mengganggunya. Membuatnya marah. Tapi gara-gara Lee donghae aku harus mengubah strategi. Kenapa harus Lee Donghae huh? Kalo saja Lee Kiseop, Lee gikwang, Lee Hyukjae sekalipun aku tak bakal serepot ini, tapi ini Lee Donghae. Namja sialan yang selalu ikut campur hidupku.
 Jam makan siang ku dekati Rae-ya, dia terlihat asik berbincang dengan Krystal dan Suzy.
“Ikan rebung aku mau bicara denganmu. Kalian bisa minggir sebentar.” Kataku tak lupa memberikan senyum termanisku. hhaha
Suzy dan Krystal yang jelas-jelas tersepona melihat aku disini menurut saja.
“Yaa yaa, Krystal Suzy. Teman macam apa kalian. Tetap duduk disini.” Rae-ya terlihat marah
“Ouuh iya, aku punya ini untuk kalian.” Kataku dengan senyum manis memberikan coklat dari Amerika kepada mereka.
“Cho Kyuhyun, kau mau menyuap temanku huh? Kalo mau bicara, bicara saja tak usah membuatku risih begini. Kau lihat fans yeoja-mu sudah memberikan tatapan gila padaku.”
“Yaa, gamsahamnida Sunbae-ssi.. jawab mereka serempak.  “Mianhe Rae-ya, berbicaralah yang akur. . Fighting !!” ucap mereka meninggalkan kami berdua. Kami? Yak aku dan ikan rebung inih di meja paling pojok menghadap lapangan basket. Terlihat sekali Fans-fansku maupun orang-orang disekitarku menjauh. Tak kuhiraukan semua itu.
“Yaak,, awas kalian. Aku tak akan mengizinkan kalian menginap di rumahku.” Sahutnya geram. Dia berpaling tak mau menatapku Aku hanya tersenyum.
"Kau, . .” kudekatkan wajahku padanya sekitar beberapa centi dari wajahnya. “kau malu duduk denganku atau kau memang belum punya jawaban.”
“Aniaa aku tak pernah malu duduk denganmu Cuma aku jijik harus berdekatan denganmu.” Matanya melotot, akupun tersenyum. Semakin lama dia makin tak pernah takut padaku.
“Lagian aku muak, lihat fans- fansmu memandangku begitu. Kurang kerjaan. Tch Jawaban ? aku tak punya jawaban apa-apa. Kau bukan siapa- siapa di hidupku jadi tak usah mengaturku mau dekat dengan Lee donghae, Choi siwon ketua osis kita, Lee Min Hoo seongsaenim muda kita sekalipun kau tak berhak mencampurinya.. sekarang silakan pergi tuan Cho. Atau aku yang pergi” ujarnya hendak pergi
Aku menarik pergelangannya. Ya bukan menarik tepatnya menyeret karena aku tahu dia pasti memberontak.
“Yak, Cho Kyuhyun, apa yang kau lakukan. Lepaskan.. !!” jawabnya berontak
“Rae-yaa... mianhe.” Kata Krystal dan Suzy khawatir.
Fans-fans yeoja-ku melotot memandangi kami dan saling berbisik-bisik tetangga. Sengaja kueratkan memeluk pinggangnya. Rae-ya semakin berusaha menolak pelukanku.
“Cho Kyuhyun, lepaskan !!”
“Masuk..”  kataku setelah sampai di mobil biruku.
“Ya, apa yang kau lakukan. Ini masih jam sekolah.”
“Ini..” kataku melempar tas sekolahnya. “Aku bisa melakukan apapun, Lee Hyukjae sedang mengurus surat izin kita. Aku bilang kau sakit jadi aku antar kau untuk beristirahat.”
Aku segera melajukan mobilku.
“Ya ampun bahkan kau mendoakan aku sakit. Kau pintar sekali berbohong.”  Ucapnya melirik ke jendela. Sekalipun dia tak pernah menatapku. Hening diantara kami berdua. Ya cho kyuhyun kenapa kau jadi gugup begini. Ckck
Rae ByungPOV
“Kau bisu huh? Kenapa tak berbicara sepatah katapun.” Tanyanya
“Untuk apa aku berbicara dengan setan sepertimu.” kuhadapkan wajahku dengan jendela mobil. Syungkan sekali meliriknya. Tak sekalipun aku bolos sekolah tapi dia beraninya membiarkan aku bolos. Tch namja macam apa dia? Aku tahu dia pemilik sekolahan kami tapi tak seharusnya dia berbuat seenaknya begini.
“Kenapa kau senang sekali menyebutku setan huh? Aku ini malaikat yang turun dari surga.”
“Hahahaha kalau malaikatnya sadis sepertimu, lalu Lee donghae yang sebaik itu di sebut apa?” aku tak dapat menahan tawa. Namja ini benar-benar narsis. Aku tak bisa berpikir ada namja aneh begini. :D
Dia mengerem mobilnya mendadak. Membuatku terjungkal kedepan.
“Yaa Cho Kyuhyun, kau mau membunuhku? Tch Bagus sekali... Ha ha ha” Teriakku
“Ku pastikan jika aku mati kau mahluk pertama yang akan ku seret ke neraka.” tegasku
Dia diam tak bergeming. Dia menatapku tajam. Bola matanya indah sekali, perlahan aku mengaguminya. Tidak tidak .. mungkin tadi kepalaku terbentur keras atau aku kaget tadi jadi sedikit gila. Lupakan Rae-ya..
Aku menelan ludah. Kikuk dengan tatapannya “Jangan menatapku seperti itu. Aku tak takut melihatmu.” Tapi Kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya. Semakin maju membuatku terpojok dengan jendela.
“Yaa, Cho Kyuhyun kau.. kau.. ma.. mau apa huh?? Kataku tetap dengan nada kasar mengalihkan hatiku yang berdegup kenacang.
Wajahnya tepat 5cm di depan wajahku, ku rasakan nafasnya yang hangat.’ Oomonaa .. dia mau apa, apa mau manciumku.’ kupalingkan mukaku dan menutup mata.
Cklek.. dia membukakan jendela di sampingku.
“Ini panas sekali. Aku ingin melihat keluar. Kau pikir aku mau apa huh? Menciummu? Hahaha kau bilang tak takut.. ternyata kau .. hahaha :D”
Diaa tak henti- hentinya tertawa. Aku kesal dengannya. ‘Tuhan, mahluk macam apa yang kau buat di sampingku. Kenapa bisa sebegitu angkuh dan menyebalkan sekali.’ Gerutuku dalam hati
“Tak bisakah kau menjauhi Lee Donghae?” Dia mulai berbicara tatapannya lurus kedepan. Kurasa dia mulai serius.
“Dia berbahaya bahkan kau tak pantas dengannya.”
“Kenapa kau ngjugje orang seenak jidatmu Cho Kyuhyun. Sepertinya antara kau dan Lee Donghae ada sesuatu yang janggal. Seberbahaya apakah dia? Bahkan menurutku kau lebih berbahaya.” Kataku asal
Kyuhyun menatapku. Tatapannya mencolok “Aku serius.”
‘Tuhan, kuatkan hatiku.. kenapa tatapannya bisa seindah ini. Aku bahkan baru menyadarinya.’
“Aku dan Donghae ada di masa lalu. Kau tak perlu tahu.” Dia menatapku lagi
Hmm aku menelan ludah, ya, kau sukses membuatku risih dengan tatapanmu itu Cho Kyuhyun.
Dia hanya tersenyum. .
“Bagaimana jawabanmu. Kau jauhi Lee Donghae dan akupun tak akan mengganggumu, kita jadi Chingu.. Otthe??”
“Chingu??  Yaak cukup sudah . Aku tak percaya kau mau jadi Chinguku bahkan aku begitu sebal melihatmu. Jadi aku tak bisa.” Jawabku dengan senyum terpaksa
“Rae-ya, cukup kau jauhi Donghae, tidak jadi Chingu juga tak apa. Tapi cukup mengangguk jika bertemu aku.  Jika tidak itu akan membuatku susah dan kehilanganmu.”
“Nde? Neage Wae? Kenapa aku membuat susah dirimu bahkan kau takut kehilanganku. Hahaha :D kau ini konyol sekali Tuan Cho”
“Karena ... aku...hmm akuu.. akuu..  SARANGHAE SONG RAE BYUNG..”
“Mwo??? Aku terhenyak dengan perkataannya. 
“Hahaha kau tak usah bercanda berlebihan seperti itu. Kita musuh bahkan aku tau kau membenciku . kau lucu Cho Kyuhyun. Kenapa tak bermain circus saja. Pasti banyak yang nonton. Hhaha :D” aku berusaha tertawa, sungguh setengah hatikutak mempercayai apa yang namja ini katakan. Tapi setengahnya dariku kaget bercampur bingung mendengarnya.
“Hahahaha :D Hhh Iya aku bercanda Ikan rebung, kau pikir aku serius?? Tak mungkin aku mencintaimu. Kau bukan levelku.”
‘Deg.. kenapa dia sebegitu sadis sekali mengatakan itu pada seorang yeoja. Dan kenapa hatiku sesak sekali. Pabo paboo Song Rae Byung lupakan. . pikirkan hidup bahagiamu tanpa Cho kyuhyun. ‘Ne ! aku siap menjauhi donghae demi tak bertemu denganmu’  jawabku dalam hati mantap.
“Aku tak janji, Cepat antarkan aku pulang. Aku bosan terus bersamamu.”
Sesampainya dirumah, segera aku turun dari mobil.
“Rae-ya.. “
“Iya aku tahu, aku akan menjauhi Donghae oppa. Itu bukan karena masalah pribadimu. Bahkan aku tak peduli aku membuat susah dirimu, itu jauh membuatku senang. Aku melakukannya karena aku tak mau bertemu denganmu, tak mau di ganggu olehmu. Sungguh aku sudah muak bermasalah denganmu. Justru hidup tanpa Cho Kyuhyun ataupun Lee Donghae atau siapapun itu akan lebih menyenangkan. Aku rindu masa-masa hidup normalku.. annyeong !! kataku melambaikan tangan dan meninggalkan kyuhyun.
“Akuu pulang.... “
“Heii, Rae-ya kau bolos huh? Kenapa kau sudah pulang? Ini bahkan belum waktunya. Kau sakit? Kau di keluarkan karena berkelahi lagi?” tanya seorang namja yang sedang bermain pspnya di sofa merah. Aiih si jongkii ternyata..
“Yaa,, kenapa kau cerewet sekali Song jong Kii.”
“Aiishh kau tak sopan pada oppamu ini.” Jawabnya cemberut.
“hmm Oppa.... Aku sedang galau segalau-galaunya.” kataku sambil merebahkan diri di sofa samping jongkii oppa.
“Waeyo?”
“Molla, tapi hatiku tak karuan tak bisa di ungkapkan. Kesal, bingung campur aduk.”
“Hmm,, aku pikir kau sedang jatuh cinta tapi kau gengsi. Atau bahkan kau sedang dilema memikirkan 2 namja yang ada di hidupmu.”
Aku meliriknya kagum dengan jawabannya. ‘Kenapa jongkii oppa tau. Dia berpengalaman sekali dalam urusan cinta. Tak ku sangka wajahnya yang yeopeo bisa sepaham ini pantas saja yeojanya bejibun di tiap kompleks. Dia pandai memanfaatkan aegyo baby facenya. Beda sekali dengan Lee Junhoo. Oppa gua yang satu ini nakal gila bahkan sepertinya ego dan gengsi kita sama mengalir dari appa Rain *joon ji hoon*. Hahaha :D’
Yaa.. aku lupa memperkenalkan keluargaku..
Appa Umma-ku adalah Rain Bi *joon ji hoon* dan Song Hye gyo. Anak pertama mereka Song Jongki di susul Lee Junho dan aku anak tercinta Song Rae Byung. Pasti nanya kan kenapa tak memakai marga appa? Iyaa, soalnya karena pas lahiran joongki oppa, keluarga eomma khususnya kakek memberi wasiat agar cucu pertamanya bermarga Song. Yang kedua Lee Junho, kenapa Lee? Padahal semua sifat, tubuhnya yang menyerupai appa kecuali tingginya dari eomma. Hha :D tapi dia tak bermarga Joon itu karena pas junho oppa lahir nenek dari appa sakit dan menginginkan cucunya yang sipit itu bermarga Lee,. Dan aku... karena appa sudah kesal setiap mau memberi nama selalu di recoki orang jadi tanpa di minta sebelum lahir aku sudah di beri nama. Hhaha :D

“Kenapa diam?” Tanyanya lagi “Benarkah seperti itu?”
“Anio, . sok tau.. “ ucapku gugup menepuk pundaknya
“Ku bilang eomma kau sudah mulai pacaran.”
“Ya ya ya.. song joong kii..”
Pletak ! Seseorang memukul kepalaku dengan benda berbulu aneh.
“Auu.. junhoo-yaa..” kataku geram sambil menengok sementara jongki oppa sudah tertawa terbahak – bahak.
Buk buk.. *suara pukulan ceritane*
“Kenapa tak sopan pada oppamu huh? Eomma tak pernah mengajari kau seperti itu.” Ommo Suara panci dapur terdengar jelas sekali. Aku begitu kaget. Aku pikir dia Junho Oppa. “Hehe Mianhe eomma..” jawabku manja. “Dia juga kadang seenaknya sendiri padaku.” Ujarku membela diri.
“Anioo eomma, dia selalu begitu padaku bahkan saat aku menasehatinya dia tak mau..”
“Omo omo.. kau ini selalu mengadu.” Kataku hendak melempar bantal sofa ke wajahnya
Buukk ! kembali pukulan kemoceng melayang ditubuhku
“Eomma, kenapa kau jahat sekali.” Kataku dengan nada tinggi
“Yak,, bahkan kau berani berkata dengan nada oktaf pada eommamu.” Kata eomma hendak memukulku lagi.
“Yak, eomma... berhentilah” aku hendak berdiri menghentikan pukulan itu dan mengambil kemoceng dari tangan eomma.
Aku melirik jongki yang sedang memegang perutnya karena menahan tawa. “Awas kau !”
“Lihat eomma dia melirikku tajam. Dia mengancamku.” Ujarnya lagi
“Kau seperti emak-emak tetangga sebelah. Tukang mengadu dan ganjen. Huuuh..” cibirku padanya
“Yak, aku sudah bosan melihat kalian bertengkar. Rae-ya cepat minta maaf dan jangan ulangi kata-katamu pada jongki maupun junhoo. Eomma tak mau tahu kau harus mengubah kelakuanmu.”
‘memangnya selama ini kelakuanku seperti apa? Bahkan anaknya sendiri dia cela, eomma macam apa nih?’ pikirku  “Nde.. mianhee oppa..”
“Tidak mau, pijiti aku, aku pegal.”
Pletak..! “auu eomma sakit.” Keluh jongkii dengan nada manja. 
“Kau manja sekali. Cepat bereskan PSPmu. Apa kau tak ada kerjaan seharian di rumah huh?”
“Rasain.. wee :p “
“Ya, Song Rae-ya Cepat ganti pakaian dan makanlah”.
“Ne. Eomma..”  kataku sambil mempout bibirku dan beranjak ke kamar.
------
Hari hariku beranjak normal. Tak kusangka Kyuhyun benar memenuhi janjinya. Jika bertemu dengan cuek dia diam saja seperti tak melihatku atau bahkan sengaja menghindar. bukankah Ini yang aku inginkan. Tanpa hambatan dari Cho Kyuhyun. Tapi keadaan seperti ini justru membuatku seperti penjahat yang harus dijauhi. Rasa sepi juga terus menghantui.. tak pernah berpikir jika otakku sedikit merindukan sosok Kyuhyun. Aaahh penat sekali rasanya memikirkan inih. Sepulang sekolah aku berjalan jalan sebentar tak terasa menuju atap sekolah.
“Apa aku punya salah?” tanya seorang namja di belakangku. Ternyata Donghae Oppa
“ Ehh Kau mengagetkanku. Aniaa kau tak punya salah.” Jawabku gugup. Aku lupa kenapa harus datang ke atap sementara aku tau disini tempat persemayaman Lee Donghae. Aiisshh pabo-ya ..
“Apa Cho Kyuhyun melarangmu untuk dekat denganku?”
“eeh..” jawabku kaku sungguh aku kaget dengan pertanyaannya
“Iya, kau di suruh olehnya untuk tak berhubungan denganku kan?”
“Aniyo aniiyo.. kau berkata apa?” Kataku berusaha tersenyum
“Terus kenapa kau menjauhiku, tak membalas sms-ku, tak pernah menemuiku disini” cecarnya  #sok penting meund nih orang :D#
Donghae menghembuskan napas. “Dia masih saja seperti anak kecil.”
“Aku tak mengerti. Sebenarnya kalian ada masalah apa?”
“Mollayo.. bahkan aku juga tak mengerti. Hehehe”
“Rae-ya,, “
“Iya..”
Donghae menatapku lekat. Bola matanya yang coklat bersinar bak pangeran kerajaan. “SARANGHAE, aku menyukaimu dari awal kita bertemu. Jangan menghindariku. Kau seperti selimut yang selalu menghangatkan hatiku yang dingin. NEOMU SARANGHAE ..”
Deg Deg.. Tuhan.. sudah 2 orang namja sukses membuatku beku begini hanya dengan kata SARANGHAE.. aku tak bisa berkata apapun. Mataku liar mencoba menghindari tatapannya.
“Tatap mataku..  bisa kau melihat aku bohong?”
Aku bingung... mataku tetap tak tentu arah tak mau menatap matanya
AUTHOR POV
Song Rae Byung menunduk. Dia tak mau menatap mata Donghae, bingung yang dirasa, degup jantung yang tak teratur terasa jelas terdengar. Sementara Donghae mendekatkan dirinya pada Rae Byung.  Sebelah  tangannya menahan punggung yeoja itu dan tangan satunya lagi memegang pipi, Donghae mengecup bibir merahnya pelan dan dengan penuh rasa cinta sambil menutup mata. Rae-ya membulatkan mata. Tapi Donghae semakin mengeratkan ciuman lembutnya. Tanpa sadar  Rae Byung pun juga ikut menutup mata.
Sepasang mata menatap adegan mereka. Dengan geram ia membalik badan dan pergi.
-------
Rae Byung mendorong keras Donghae. Ia melepas ciuman tersebut. Rae-ya  setengah sadar atas kejadian beberapa menit yang lalu. Dia mengerjap –ngerjapkan mata. Seakan tak percaya begitu cepat dia kehilangan ciuman pertamanya.
Donghae yang kaget atas perlakuan Rae-ya ikut mengerjapkan matanya.
“Mianhae.. aku tak terkendali” Donghaee berucap
“Oppa...” ujar Rae-ya lirih. Ia segera mundur beberapa langkah dan berbalik setengah berlari pulang
“Rae-ya..” teriak namja itu
TO BE CONTINUED...

Piwe piwe?? Ngebosenin kah? Ahh gue bingung lagii kenape nie FF jadinya begini.. Hehe
Kali ini butuh comment deech soal.a mau memperbaiki diri biar bisaa lebihh baik.. hehehe :D
Yang kena tag Maaph ya ngeganggu aktivitasnya pake acara menuh-menuhin wall-nya kalian lagi. Hha :D
Gamsahamnida yang udah mau baca.. ;)

Jumat, 11 Mei 2012

Sejarah Jepang nd Kebudayaan Jepang

Diposting oleh anindyaemkaha di 01.08 0 komentar

Pada tau Gg tentang sejarahnya Jepang?? Gg cuma Indonesia ajj yang punya sejarah perang – perangan. Dulunya Jepang juga mengalami nih yang namanya peralihan kerajaan begitu. Mari di simak pemirsaa...
Dokumen tertua mengenai sejarah Jepang adalah kumpulan naskah sejarah Cina, Sejarah Dua Puluh Empat Dinasti asal abad ke-1 Masehi. Namun bukti-bukti menunjukkan kepulauan Jepang sudah dihuni manusia sejak zaman Paleolitik Atas Setelah zaman es terakhir sekitar 12.000 SM, ekosistem Kepulauan Jepang yang kaya memungkinkan manusia untuk hidup. Barang-barang tembikar tertua berasal dari zaman Jōmon.
Zaman prasejarah Jepang
 Zaman Paleolitik
Kapak batu yang diekskavasi dari situs B Hinatabayashi, Shinano, Prefektur Nagano dari zaman Pra-Jōmon (Paleolitik), 30.000 SM. Museum Nasional Tokyo.
Zaman Paleolitik Jepang berlangsung dari sekitar 100.000 hingga 30.000 SM, dimulai dari penggunaan perkakas batu dan berakhir sekitar 12.000 SM pada akhir zaman es terakhir yang sekaligus awal dari periode Mesolitik zaman Jōmon. Bukti-bukti penggalian arkeologi menunjukkan kepulauan Jepang sudah dihuni orang sejak 35.000 SM. Kepulauan Jepang terpisah dari daratan Asia setelah zaman es terakhir sekitar 11.000 SM. Setelah terungkapnya pengelabuan zaman Paleolitik Jepang oleh peneliti amatir Shinichi Fujimura. bukti-bukti asal zaman Paleolitik Bawah dan zaman Paleolitik Tengah yang diklaim oleh Fujimura dan rekan-rekan telah diteliti ulang dan ditolak.
Zaman Jōmon
Adanya Sebuah bejana dari zaman Jōmon Pertengahan (3000-2000 SM).
Zaman Jōmon berlangsung dari sekitar 14.000 SM hingga 300 SM. Tanda-tanda pertama peradaban dan pola hidup stabil manusia muncul sekitar 14.000 SM dengan adanya kebudayaan Jōmon yang bercirikan bercirikan gaya hidup pemburu-pengumpul semi-sedenter Mesolitik hingga Neolitik. Mereka tinggal di rumah-rumah yang dibangun di atas tanah yang digali dan di atasnya didirikan rumah beratap dari kayu. Orang zaman Jōmon sudah mengenal bentuk awal dari pertanian, namun belum mengenal cara menenun kain dan pakaian dibuat dari bulu binatang. Orang zaman Jōmon mulai membuat bejana tanah liat yang dihias dengan pola-pola yang dicetakkan ke atas permukaan bejana sewaktu masih basah dengan menggunakan tongkat kayu atau tali atau simpul tali. Walaupun hasil penelitian menimbulkan keragu-raguan, menurut tes penanggalan radiokarbon, beberapa contoh tembikar tertua di dunia berasal dari Jepang, disertai pisau belati, giok, sisir dari kulit kerang, dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya berasal dari abad ke-11 SM. Boneka tanah liat yang disebut dogū juga ditemukan dari situs ekskavasi. Barang-barang rumah tangga menunjukkan kemungkinan ada rute perdagangan yang jauhnya sampai ke Okinawa[rujukan?]. Analisis DNA menunjukkan bahwa penduduk asli Hokkaido dan bagian utara Pulau Honshu yang disebut suku Ainu adalah keturunan orang zaman Jōmon dan merupakan keturunan dari manusia pertama penghuni Jepang[rujukan?].
Zaman Yayoi
Dōtaku dari zaman Yayoi, abad 3 M.
Zaman Yayoi berlangsung dari sekitar 400 SM atau 300 SM hingga 250 Masehi. Dari situs arkeologi kota Yayoi, distrik Bunkyō, Tokyo ditemukan artefak asal zaman yang kemudian disebut zaman Yayoi.
Pada awal zaman Yayoi, orang Yayoi sudah mulai dapat menenun, bertanam padi, mengenal perdukunan serta pembuatan perkakas dari besi dan perunggu yang dipelajari dari Korea atau Cina. Sejumlah studi paleoetnobotani menunjukkan teknik menanam padi di sawah dan irigasi sudah dikenal sejak sekitar 8000 SM di Delta Sungai Yangtze dan menyebar ke Jepang sekitar 1000 SM.

Dokumen tertulis yang pertama kali menyebut Jepang adalah Buku Han Akhirpasal 57 Masehi. Buku tersebut mengisahkan, "Di seberang lautan dari Distrik Lelang tinggal orang-orang Wa. Mereka ada lebih dari dari 100 suku, mereka sering datang dan membayar upeti." Catatan Sejarah Tiga Negara dari abad ke-3 mencantumkan negara yang terbentuk dari kumpulan 30 suku-suku kecil yang diperintah oleh dukun wanita bernama Himiko dari Yamataikoku.
Semasa Dinasti Han dan Dinasti Wei, pengelana Cina tiba di Kyushu dan mencatat tentang para penduduk yang tinggal di sana. Menurut para pengelana Cina, mereka adalah keturunan dari Paman Agung (Tàibó) dari negara Wu. Penduduk di sana juga menunjukkan ciri-ciri orang Wu pra-Cina yang mengenal tato, tradisi mencabut gigi, dan menggendong bayi. Buku Sanguo Zhi mencatat ciri-ciri fisik yang mirip dengan ciri-ciri fisik orang yang digambarkan dalam boneka haniwa. Laki-laki berambut panjang yang dikepang, tubuh dihiasi tato, dan perempuan mengenakan pakaian terusan berukuran besar.
Situs Yoshinogari adalah situs arkeologi terbesar untuk peninggalan orang zaman Yayoi yang mengungkap adanya permukiman di Kyushu yang sudah didiami orang secara terus menerus selama ratusan tahun. Hasil ekskavasi menunjukkan artefak tertua berasal dari sekitar 400 SM. Di antara artefak yang ditemukan terdapat perkakas besi dan perunggu, termasuk perkakas dari Korea dan Cina. Dari barang-barang peninggalan diperkirakan orang zaman Yayoi sudah sering melakukan kontak dan berdagang dengan orang dari Daratan Cina.

Zaman kuno dan zaman klasik Jepang
Zaman Kofun
Sebuah artikel tentang zaman Kofun yaitu Helm besi dan baju besi dengan hiasan berkilat dari perunggu (zaman Kofun, abad ke-5). Koleksi Museum Nasional Tokyo.
Zaman Kofun dimulai sekitar 250 M. Nama zaman ini berasal dari tradisi orang zaman itu untuk membuat gundukan makam (tumulus) yang disebut kofun. Pada zaman ini sudah terdapat negara-negara militer yang kuat dengan klan-klan berpengaruh sebagai penguasa. Salah satu di antaranya terdapat negara Yamato yang dominan, dan berpusat di Provinsi Yamato dan Provinsi Kawachi. Negara Yamato berlangsung dari abad ke-3 hingga abad ke-7, dan merupakan asal garis keturunan kekaisaran Jepang. Negara Yamato yang berkuasa atas klan-klan lain dan memperoleh lahan-lahan pertanian mempertahankan pengaruh yang kuat di Jepang bagian barat. Jepang mulai mengirimkan utusan ke Kekaisaran Cina pada abad ke-5. Dalam dokumen sejarah Cina ditulis tentang negara Wa yang memiliki lima raja. Sistem pemerintahan di Wa meniru model Cina yang menerapkan sistem administrasi terpusat. Sistem kekaisaran juga mengambil model dari Cina, dan masyarakat dibagi menjadi strata berdasarkan profesi.
Hubungan yang erat antara Jepang dengan Tiga Kerajaan Korea dimulai pertengahan zaman Kofun, sekitar akhir abad ke-4.

Zaman Asuka
Peninggalan : Lukisan dinding di Makam Takamatsuzuka, Asuka, Nara, abad ke-8
Pada zaman Asuka (538-710), negara Jepang purba Yamato secara bertahap menjadi negara yang tersentralisasi. Negara Jepang purba sudah memiliki undang-undang seperti dinyatakan dalam Undang-Undang Taihō dan butir-butir Reformasi Taika. Masuknya agama Buddha di Jepang mengakibatkan orang tidak lagi membuat makam berbentuk kofun.
Agama Buddha masuk ke Jepang sekitar tahun 538 melalui Baekje yang mendapat dukungan militer dari Jepang. Penyebaran agama Buddha di Jepang dilakukan oleh kalangan penguasa. Pangeran Shōtoku mendedikasikan dirinya dalam penyebaran Buddhisme dan kebudayaan Cina di Jepang. Ia berjasa menyusun Konstitusi 17 Pasal yang membawa perdamaian di Jepang. Konstitusi yang disusunnya dipengaruhi oleh pemikiran Konfusianisme tentang berbagai moral dan kebajikan yang diharapkan masyarakat dari pejabat pemerintah dan abdi kaisar.

Dalam sepucuk surat yang disampaikan duta Kekaisaran Jepang ke Kekaisaran Cina pada tahun 607 ditulis kata-kata, "Kaisar negeri matahari terbit (Jepang) mengirimkan surat kepada kaisar di negeri matahari terbenam (Cina)". Surat tersebut menyebabkan kemarahan kaisar Cina.
Dimulai dengan Perintah Reformasi Taika tahun 645, Jepang semakin giat mengadopsi praktik-praktik budaya Cina, melakukan reorganisasi pemerintahan, serta menyusun undang-undang pidana (Ritsuryō) dengan mengikuti struktur administrasi Cina pada waktu itu. Istilah Nihon (日本?) juga mulai dipakai sebagai nama negara sejak zaman Asuka.

Zaman Nara
Peninggalan : Daibutsu di Nara. Buddharupang berukuran besar asl tahun 752 M.
Zaman Nara pada abad ke-8 ditandai oleh negara Jepang yang kuat. Pada tahun 710, Kaisar Gemmei mengeluarkan perintah kekaisaran yang memindahkan ibu kota ke Heijō-kyō yang sekarang bernama Nara. Heijō-kyō dibangun dengan mencontoh ibu kota Dinasti Tang di Chang'an (sekarang disebut Xi'an).
Sepanjang zaman Nara, perkembangan politik sangat terbatas. Anggota keluarga kekaisaran berebut kekuasaan dengan biksu dan bangsawan, termasuk dengan klan Fujiwara. Hubungan luar negeri berlangsung dengan Silla dan hubungan formal dengan Dinasti Tang. Pada 784, ibu kota dipindahkan ke Nagaoka-kyō untuk menjauhkan istana dari pengaruh para biksu, sebelum akhirnya dipindahkan ke Heian-kyō (Kyoto).
Penulisan sejarah Jepang berpuncak pada awal abad ke-8 dengan selesainya penyusunan kronik Kojiki (712) dan Nihon Shoki (720). Dalam kedua buku sejarah tersebut dikisahkan sejarah Jepang mulai dari awal sejak zaman mitologi Jepang. Di dalamnya ditulis tentang pendirian Jepang pada tahun 660 SM oleh Kaisar Jimmu yang keturunan langsung dari Amaterasu. Menurut kedua kronik tersebut Kaisar Jimmu merupakan leluhur dari garis keturunan kaisar yang sekarang. Kaisar Jimmu sering dianggap sebagai kaisar mitos karena kaisar pertama berdasarkan bukti-bukti sejarah adalah Kaisar Ōjin yang tahun-tahun masa pemerintahannya tidak diketahui dengan jelas. Sejak zaman Nara, kekuasaan politik tidak selalu berada di tangan kaisar, melainkan di tangan bangsawan istana, shogun, militer, dan sekarang di tangan perdana menteri.

Zaman Heian
Peninggalan : Lukisan gulung dari tahun 1130, ilustrasi Hikayat Genji bab "Sungai Bambu".
Periode akhir sejarah klasik Jepang berlangsung dari 794 hingga 1185 yang disebut zaman Heian. Puncak kejayaan istana kekaisaran di bidang puisi dan sastra terjadi pada zaman Heian. Pada awal abad ke-11, Murasaki Shikibu menulis novel Hikayat Genji yang hingga kini merupakan salah satu dari novel tertua di dunia. Pada zaman Heian selesai disusun naskah tertua koleksi puisi Jepang, Man'yōshū dan Kokin Wakashū.
Pada zaman Heian berkembang berbagai macam kebudayaan lokal, misalnya aksara kana yang asli Jepang. Pengaruh budaya Cina surut setelah sampai di puncak keemasan. Pengiriman terakhir utusan Jepang ke Dinasti Tang berlangsung pada tahun 838 sejalan dengan kemunduran Dinasti Tang. Walaupun demikian, Cina dalam terus berlanjut sebagai negara tujuan ekspedisi dagang dan rombongan peziarah agama Buddha.

Kekuasaan politik istana kekaisaran berada di tangan segelintir keluarga bangsawan yang disebut kuge, khususnya klan Fujiwara yang berkuasa dengan gelar Sesshō and Kampaku.
Pada akhir zaman Heian bermunculan berbagai klan samurai. Empat klan samurai yang paling kuat adalah klan Minamoto, klan Taira, klan Fujiwara, dan klan Tachibana. Memasuki akhir abad ke-12, konflik antarklan berubah menjadi berbagai perang saudara seperti Pemberontakan Hōgen dan Pemberontakan Heiji. Setelah berakhirnya Perang Genpei, Jepang berada di bawah pemerintahan militer oleh klan-klan samurai di bawah pimpinan seorang shogun.

Zaman feodal
Dalam sejarah Jepang, zaman feodal dibagi menjadi dua bagian. Paruh pertama disebut abad pertengahan (chūsei) dari zaman Kamakura hingga zaman Muromachi, sementara paruh kedua disebut abad modern (kinsei) dari zaman Azuchi-Momoyama hingga zaman Edo.
Zaman feodal di Jepang berlangsung dari abad ke-12 hingga abad ke-19, ditandai oleh pemerintahan daerah oleh keluarga-keluarga daimyo di bawah kendali pemerintahan militer keshogunan. Kaisar hanya berperan sebagai kepala negara de jure sementara kekuasaan berada di tangan shogun.

Zaman Kamakura
Keshogunan Kamakura berkuasa di Jepang dari tahun 1185 hingga 1333 yang disebut zaman Kamakura yang merupakan zaman transisi menuju abad pertengahan Jepang. Abad pertengahan berlangsung selama hampir 700 tahun ketika pemerintah pusat, istana, dan Kaisar Jepang umumnya hanya menjalankan fungsi-fungsi seremonial. Urusan sipil, militer, dan kehakiman dikendalikan oleh kelas samurai. Secara de facto, penguasa negeri kekuasaan politik berada di tangan shogun yang berasal dari klan samurai yang terkuat.
Pada 1185, Minamoto no Yoritomo menghancurkan klan Taira yang merupakan musuh bebuyutan klan Minamoto. Setelah pada tahun 1192 diangkat oleh Kaisar sebagai Seii Tai-Shogun, Yoritomo mendirikan pemerintahan militer di Kamakura dan berkuasa sebagai shogun pertama Keshogunan Kamakura. Setelah wafatnya Yoritomo, klan Hōjō menjadi klan yang berpengaruh dan bertugas sebagai wali shogun.

Samurai menyerang kapal-kapal Mongol pada tahun 1281.
Peristiwa terbesar dalam periode Kamakura adalah invasi Mongol ke Jepang antara 1272 dan 1281. Pasukan Mongol dengan teknologi angkatan laut dan persenjataan yang unggul mencoba menyerbu ke kepulauan Jepang. Angin topan yang kemudian dikenal sebagai kamikaze (angin dewa) membuat kekuatan invasi Mongol tercerai-berai. Meskipun demikian, beberapa sejarawan bersikeras bahwa pertahanan pantai yang dibangun Jepang di Kyushu cukup memadai untuk mengusir para penyerbu. Walaupun invasi Mongol berhasil digagalkan, usaha mengatasi serbuan bangsa Mongol menyebabkan berakhirnya kekuasaan keshogunan akibat kekacauan politik dalam negeri.
Zaman Kamakura berakhir setelah runtuhnya kekuasaan Keshogunan Kamakura pada tahun 1333. Kekuasaan dikembalikan ke tangan kekaisaran di bawah pemerintahan Kaisar Go-Daigo dalam masa Restorasi Kemmu yang hanya berlangsung singkat. Pemerintahan Go-Daigo kembali ditumbangkan oleh Ashikaga Takauji.

Zaman Muromachi
Dalam periodisasi sejarah Jepang, zaman Muromachi berlangsung dari sekitar tahun 1136 hingga 1673 ketika kekuasaan pemerintah berada di tangan Keshogunan Ashikaga yang juga disebut Keshogunan Muromachi. Pendiri Keshogunan Ashikaga adalah Ashikaga Takauji yang merebut kekuasaan politik dari Kaisar Go-Daigo dan sekaligus mengakhiri Restorasi Kemmu. Zaman Muromachi berakhir pada tahun 1573 ketika shogun ke-15 sekaligus shogun Muromachi terakhir, Ashikaga Yoshiaki diusir dari ibu kota Kyoto oleh Oda Nobunaga.
Tahun-tahun awal zaman Muromachi juga disebut zaman Nanboku-cho atau zaman Istana Utara-Istana Selatan ketika kekuasaan istana terbelah dua menjadi Istana Utara dan Istana Selatan. Sejak tahun 1467 hingga berakhirnya zaman Muromachi disebut sebagai zaman Sengoku atau "zaman negara-negara bagian yang berperang". Pada zaman Sengoku terjadi perang saudara dan perebutan kekuasaan antarprovinsi. Pada masa ini pula terjadi kontak pertama Jepang dengan orang-orang Barat yang disebut Perdagangan dengan Nanban ketika pedagang-pedagang Portugis tiba di Jepang.
Orang Portugis di Jepang pada abad ke-17, di antaranya terdapat misionaris Francis Xavier.
Sebuah kapal Portugis yang berlayar ke Cina terkena badai dan merapat di sebuah pulau Jepang bernama Tanegashima. Senjata api yang diperkenalkan oleh orang Portugis membawa kemajuan teknologi militer dalam periode Sengoku, dan berpuncak pada Pertempuran Nagashino yang melibatkan pasukan samurai yang dipersenjatai dengan 3.000 pucuk arquebus (jumlah sebenarnya diperkirakan sekitar 2.000 pucuk). Selama perdagangan dengan Nanban, para pedagang dari negara-negara lainnya, Belanda, Inggris, dan Spanyol juga ikut berdatangan. Kedatangan para pedagang juga membawa penyebar agama Kristen, Serikat Yesuit, Ordo Dominikan, dan misionaris Fransiskan.


Zaman Azuchi-Momoyama
Dari tahun 1568 hingga 1600 di Jepang disebut zaman Azuchi-Momoyama. Jepang bersatu secara militer dan negara menjadi stabil di bawah kekuasaan Oda Nobunaga yang dilanjutkan oleh Toyotomi Hideyoshi. Istilah zaman Azuchi-Momoyama berasal dari nama istana (kastil) yang menjadi markas kedua pemimpin besar, Nobunaga di Istana Azuchi dan Hideyoshi di Istana Momoyama.
Setelah berhasil menyatukan Jepang, Hideyoshi berusaha memperluas wilayah dengan melakukan invasi ke Korea. Dua kali usaha penaklukan Korea berakhir dengan ditarik mundurnya pasukan Hideyoshi dari Semenanjung Korea pada tahun 1598 akibat dikalahkan pasukan gabungan Korea dan Cina, serta wafatnya Hideyoshi.

Konflik suksesi pasca-Hideyoshi berakhir dengan munculnya Tokugawa Ieyasu sebagai pemimpin baru Jepang. Kekuasaan pemerintahan beralih ke tangan Ieyasu setelah mengalahkan pasukan pendukung Toyotomi Hideyori dalam Pertempuran Sekigahara.

Zaman Edo (1603-1868)
Peninggalan : Fondasi batu di menara utama Istana Edo.
Pada zaman Edo adalah pemerintahan otonomi daerah berada di tangan lebih dari dua ratus pejabat daimyo. Sebagai klan terkuat, pemimpin klan Tokugawa dari generasi ke generasi menjabat sebagai shogun (sei-i taishōgun). Keshogunan Tokugawa yang bermarkas di Edo (sekarang Tokyo) memimpin para daimyo di masing-masing daerah otonom yang disebut domain (han).
Kelas samurai ditempatkan oleh keshogunan di atas kelas rakyat biasa, petani, perajin, dan pedagang. Keshogunan mengeluarkan undang-undang yang mengatur segala aspek kehidupan, dimulai dari potongan rambut dan busana untuk masing-masing kelas dalam masyarakat. Shogun mewajibkan para daimyo secara bergantian untuk bertugas di Edo. Mereka disediakan rumah kediaman mewah di Edo agar tidak memberontak. Kekuatan militer daimyo daerah ditekan, dan diharuskan meminta izin dari pusat sebelum dapat memperbaiki fasilitas militer. Keshogunan Tokugawa runtuh setelah Perang Boshin 1868-1869.
Zaman Edo adalah zaman keemasan seni lukis ukiyo-e dan seni teater kabuki dan bunraku. Sejumlah komposisi terkenal untuk koto dan shakuhachi berasal dari zaman Edo.

Kebudayaan Jepang
PART 1 ::Aneka ragam budaya Jepang (bunka, matsuri, ongaku, eiga , iro-iro aru)
Sama seperti Indonesia Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam. Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus update dalam hitungan perdetik, namun sisi tradisional masih terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikut ini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini :

Matsuri (, Matsuri) adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertian agama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.

Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan di jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan di gereja dan matsuri yang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yang dilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.

Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakan keberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyai tujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbeda tergantung pada daerahnya.

Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakan Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecil dalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaian wanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandan dan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.

Sejarahnya nih :
Matsuri berasal dari kata matsuru (祀る, matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenal empat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito), dan pesta makan. Matsuri yang paling tua yang dikenal dalam mitologi Jepang adalah ritual yang dilakukan di depan Amano Iwato.

Matsuri dalam bentuk pembacaan doa masih tersisa seperti dalam bentuk Kigansai (permohonan secara individu kepada jinja atau kuil untuk didoakan dan Jichinsai (upacara sebelum pendirian bangunan atau konstruksi). Pembacaan doa yang dilakukan pendeta Shinto untuk individu atau kelompok orang di tempat yang tidak terlihat orang lain merupakan bentuk awal dari matsuri. Pada saat ini, Ise Jingū merupakan salah satu contoh kuil agama Shinto yang masih menyelenggarakan matsuri dalam bentuk pembacaan doa yang eksklusif bagi kalangan terbatas dan peserta umum tidak dibolehkan ikut serta.

Sesuai dengan perkembangan zaman, tujuan penyelenggaraan matsuri sering melenceng jauh dari maksud matsuri yang sebenarnya. Penyelenggaraan matsuri sering menjadi satu-satunya tujuan dilangsungkannya matsuri, sedangkan matsuri hanya tinggal sebagai wacana dan tanpa makna religius.

Tiga matsuri terbesar
Gion Matsuri (Yasaka-jinja, Kyoto, bulan Juli)
Tenjinmatsuri (Osaka Temmangu, Osaka, 24-25 Juli)
Kanda Matsuri (Kanda Myōjin, Tokyo, bulan Mei)

Matsuri yang terkenal sejak dulu

Daerah Tohoku

* Nebuta Matsuri (kota Aomori, bulan Agustus) dan Neputa Matsuri (kota Hirosaki, bulan Agustus)
* Kantō Matsuri (kota Akita, bulan Agustus)
* Sendai Tanabata Matsuri (kota Sendai, bulan Agustus)

Daerah Kanto

* Chichibuyo Matsuri (kota Chichibushi, Prefektur Saitama, 2-3 Desember)
* Sanja Matsuri (Asakusa-jinja, Tokyo, bulan Mei)
* Sannō Matsuri (Hie-jinja, Tokyo, bulan Juni)

Daerah Chubu

* Owarafū no bon (kota Toyama, Prefektur Toyama, bulan September)
* Shikinenzōei Onbashira Daisai (kota Suwa, Prefektur Nagano, diadakan setiap 6 tahun sekali, terakhir diadakan bulan April-Mei, 2004).
* Takayama Matsuri (kota Takayama, Prefektur Gifu, bulan April dan bulan Oktober)
* Furukawa Matsuri (kota Hida, Prefektur Gifu, bulan April)

Daerah Kinki

Aoi Matsuri (Kyoto, bulan Mei)
Jidai Matsuri (Heian-jingu, Kyoto, bulan Oktober)
Tōdaiji Nigatsudō Shuni-e atau dikenal sebagai Omizutori (Nigetsu-dō, kuil Tōdaiji, Nara, 12 Maret)
Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Prefektur Osaka, 14-15 September)
Nada no Kenka Matsuri dan Banshū no Aki Matsuri (Prefektur Hyogo, diselenggarakan lebih dari seratus jinja di daerah Banshū dengan pusat keramaian di kota Himeji di bulan Oktober)
Nachi no Hi Matsuri (Nachi Katsuura, Prefektur Wakayama, bulan Juli)
Aizen Matsuri, Tenjinmatsuri dan Sumiyoshi Matsuri yang dikenal sebagai "Tiga Matsuri Musim Panas Terbesar di Osaka" (Prefektur Osaka, bulan Juni-Juli)

Daerah Chugoku dan Shikoku

Saidaiji Eyō (Okayama, Prefektur Okayama, bulan Februari)
Awa Odori (Tokushima, Prefektur Tokushima, 12-15 Agustus)

Daerah Kyushu

* Hakata Gion Yamakasa (Fukuoka, Prefektur Fukuoka, bulan Juli)
* Nagasaki Kunchi (Nagasaki, Prefektur Nagasaki, 7-9 Oktober)
* Karatsu Kunchi (Karatsu, Prefektur Saga, bulan November)

Pengertian lain tentang matsuri ::
Dalam bahasa Jepang, kata "matsuri" juga berarti festival dan aksara kanji untuk matsuri (, matsuri?) dapat dibaca sebagai sai, sehingga dikenal istilah seperti Eiga-sai (festival film), Sangyō-sai (festival hasil panen), Ongaku-sai (festival musik) dan Daigaku-sai (festival yang diadakan oleh universitas).

Shimin Matsuri adalah sebutan untuk matsuri yang diselenggarakan pemerintah daerah atau kelompok warga kota dengan maksud untuk menghidupkan perekonomian daerah dan umumnya tidak berhubungan dengan institusi keagamaan.

Festival dan Matsuri yang lain

Festival Salju Sapporo (Sapporo, Prefektur Hokkaido, bulan Februari)
Festival Salju Iwate (Koiwai Farm, Shizukuishi, Prefektur Iwate, bulan Februari)
YOSAKOI Sōran Matsuri (Sapporo, Hokkaido, bulan Juni)
Niigata Odori Matsuri (Niigata, Prefektur Niigata, pertengahan bulan September)
Odawara Hōjō Godai Matsuri (kota Odawara, Prefektur Kanagawa)
Yosakoi Matsuri (kota Kochi, Prefektur Kochi, 9-12 Agustus)
Hakata dontaku (3-4 April, kota Fukuoka)
Hamamatsu Matsuri (3-5 Mei, kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka)
Wasshoi Hyakuman Natsu Matsuri (kota Kita Kyūshū, Prefektur Fukuoka, hari Sabtu minggu pertama bulan Agustus)
 

AnindyaEmkaha Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei